logo


8 Cara Mudah Atasi Tidur Mendengkur

Ada delapan tips untuk berproses menghilangkan tidur yang mendengkur, atau minimal bisa menguranginya.

22 April 2017 10:30 WIB

Ilustrasi mendengkur
Ilustrasi mendengkur Shutterstock.com/Werner Heiber

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketika tertidur sering mengeluarkan nafas berat dengan suara seperti seekor beruang ketika tidur. Banyak hal yang menyebabkan seseorang mendengkur. Tidak sedikit penderita pendengkur yang mengalami sleep apnea atau tersumbatnya jalan napas selama beberapa detik. Akibatnya, suplai oksigen ke otak menjadi berkurang.

Tidur Telanjang Ampuh Turunkan Risiko Diabetes hingga Membuat Miss V Lebih Sehat

Beruntung, dewasa ini banyak dokter ahli yang mampu mengatasi masalah gangguan tidur ini. Namun ada beberapa cara alami untuk meringankan kasus dengkuran.

Survei kepada orang-orang yang sembuh dari kebiasaan tidur mendengkur yang dirangkum Jitinews.com -- memberikan tips kepada pembaca untuk melakukannya dengan cara mudah, berikut ini:


Hanya Tiduran Dapat Gaji Ratusan Juta, Mau?

1. Tidur miring

Posisi tidur miring akan membuat aliran udara lebih lancar. Sementara, tidur telentang atau tengkurap membuat organ pernafasan tertekan dan memicu dengkuran.

Tidur dalam posisi telentang akan membuat pangkal lidah dan langit-langit mulut runtuh ke membran tenggorokan -- sehingga menyebabkan getaran suara selama tidur.

Posisi tidur miring adalah yang terbaik. Hal ini diperkuat oleh pernyataan pakarnya. “Tidur dengan posisi miring bisa membuat perbedaan besar bagi orang yang terbiasa mengorok,” demikian kata Sudhansu Chokroverty dari Clinical Neurophysiology and Sleep Medicine, AS.

2. Kurangi berat badan

Berat badan berlebih menjadi salah satu faktor penyebab seseorang mendengkur. Lipatan lemak di sekitar leher membuat aliran udara terhambat.

Mengurangi berat badan bisa membantu. Tetapi nyatanya banyak juga orang kurus yang tidurnya mengorok. Namun, menurut ahli mendengkur, Daniel P Slaugher, bila mulai mendengkur ketika tubuh menggemuk, maka mengurangi bobot tubuh akan membantu.

“Bila terdapat tumpukan lemak di sekitar leher, diameter tenggorokan akan terdesak sehingga bisa memicu ngorok,” jelas Slaughter.

3. Kurangi konsumsi alkohol

Minuman keras dapat melemahkan sistem saraf di bagian rahang dan tenggorokan yang dapat memicu suara dengkuran. Banyak pemabok yang ketika tidur mendengkur.

4. Berhenti merokok

Racun yang terkandung dalam rokok memicu gangguan sistem pernafasan yang akhirnya memicu pola tidur mendengkur.

5. Pakai bantal tinggi

Posisi kepala lebih tinggi dari badan membuat pernafasan menjadi lebih lancar dan mencegah terjadinya dengkuran.

6. Atur pola tidur

Pola tidur yang buruk, seperti kebiasaan bekerja lembur sehingga kurang tidur bisa membuat tubuh kelelahan. Akibatnya saat tiba waktunya tidur akan memasuki tidur yang dalam dan lama -- sehingga otot-otot jadi mengendur dan lemas kemudian memicu dengkuran.

7. Cukup cairan

Minumlah cukup cairan setiap hari. ”Sekresi di hidung dan langit-langit mulut menjadi lengket ketika Anda dehidrasi. Hal ini menimbulkan dengkuran,” kata Slaughter.

8. Jemur bantal di bawah sinar matahari

Menurut Slaughter, debu yang menempel di bantal bisa berakumulasi menyebabkan reaksi alergi yang memicu dengkuran. Untuk mengurangi alergen di tempat tidur, cucilah bantal Anda dan jemur di bawah sinar matahari minimal seminggu sekali. Selain itu, jagalah agar hewan kesayangan tidak tidur satu kamar dengan Anda.

Bahaya Tidur Mendengkur

Penulis : Yusran Edo Fauzi, Riana