logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Bahaya Tidur Mendengkur

Mendengkur memicu sejumlah penyakit berbahaya, seperti hipertensi, stroke dan jantung. Waspada!

22 April 2017 09:52 WIB

Ilustrasi tidur mendengkur
Ilustrasi tidur mendengkur Home Remedy and Natural Cures

AUSTRALIA, JITUNEWS.COM – Kebiasaan mendengkur tidak boleh dipandang remeh. Orang berkebiasaan mendengkur di tidurnya dalam stilah kedokteran disebut “sleep apnoea” -- akibat penyempitan saluran pernafasan. Dalam kondisi tertentu, gangguan ini dapat berakibat kematian. 

Michelle Ziudith Anggap Tidur Sebagai Yoga Terbaik

Dr. Peter Cistulli, pakar gangguan tidur dari Rumah Sakit St George Sidney Australia, mengatakan, penyempitan saluran pernafasan mengakibatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh terhambat. 

Bahayanya, pada tingkat tertentu bisa membuat pernafasan terhenti (obstructive sleep apnoea). Kondisi ini bisa terjadi berulang kali dengan durasi sekitar 10 - 60 detik. 


Tidur Terlalu Lama? Waspada Diabetes

”Dalam semalam orang yang mendengkur bisa berhenti bernafas sesaat sebanyak 300 kali,” kata Cistulli. 

Minim suplai oksigen membuat seluruh organ tubuh termasuk jantung dan otak menjadi bekerja keras menjalankan fungsinya. Itulah mengapa mendengkur dalam jangka panjang bisa mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya seperti hipertensi, stroke dan jantung. Kadar oksigen yang fluktuatif dapat merusak lapisan sel dalam pembuluh darah.  

Perlu diwaspadai, ketika suara dengkuran terdengar semakin keras, tiba-tiba berhenti yang disusul hentakan nafas. Kondisi itu memicu organ tubuh terutama jantung jadi bekerja lebih keras untuk memasok oksigen. 

”Dan saat terbangun biasanya akan merasa sakit kepala dan linglung,” jelas Cistulli. 

Jam Tidur Kacau? Bisa Jadi Anda Butuh Kemah Akhir Pekan

Penulis : Yusran Edo Fauzi, Riana
×
×