logo


Presiden Jokowi Resmikan Perluasan Pabrik PT Sri Rejeki Isman

Menurut Presiden, kualitas produk buatan Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan buatan luar negeri

21 April 2017 17:12 WIB

Presiden Jokowi saat meresmikan perluasan pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk di Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017).
Presiden Jokowi saat meresmikan perluasan pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk di Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017). Biro Pers Setpres

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga dengan produk asli Indonesia. Menurut Presiden, kualitas produk buatan Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan buatan luar negeri.

Sekilas Kisah dan Sejarah Pasar Klewer yang Diresmikan Jokowi Hari Ini

"Saya tahu banyak orang kita ingin beli barang merk luar negeri. Kalau lihat di sini ada tulisan made in Indonesia langsung batal beli. Senangnya barang-barang impor. Ini yang harus dihentikan. kita harus mencintai produk-produk yang diproduksi di dalam negeri," ungkap Joko Widodo di acara peresmian perluasan pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (21/4).

Banyak perusahaan-perusahaan di Indonesia yang mampu memproduksi barang dengan kualitas internasional. Salah satunya ialah PT Sri Rejeki Isman Tbk yang lebih dikenal dengan Sritex. Perusahaan yang bergerak di bidang tekstil tersebut bahkan disebut Presiden sebagai merek Indonesia yang mampu bersaing di pasar internasional.


Bertolak ke Australia, Wapres AS: Terima Kasih Indonesia!

"Kita lihat Sritex. Salah satu bukti merek Indonesia yang merajai pasar dunia. Mulai dari seragam militer, pakaian kerja, pakaian fashion, dan pakaian anak semuanya dipasok Sritex. 60% produknya untuk ekspor," ujarnya.

Joko Widodo mengapresiasi upaya Sritex untuk lebih meningkatkan persaingan dengan dunia internasional dengan memperluas pabrik sehingga kapasitas produksi dapat ditingkatkan. Presiden juga mengungkapkan bahwa tekstil di Indonesia tidak kalah dengan tekstil di negara-negara lain, salah satu contohnya bersaing dengan negara Vietnam.

Sebagai bentuk dukungan kepada perusahaan-perusahaan Indonesia untuk dapat bersaing di pasar global, pemerintah terus mengupayakan untuk memberikan kemudahan berusaha. Salah satu caranya yakni penyederhanaan perizinan mendirikan usaha. Selain permasalahan perizinan, pemerintah juga melakukan perbaikan dan pembangunan sejumlah infrastruktur untuk mendorong agar produk-produk Indonesia masuk ke pasar ekspor. 

Di akhir sambutannya, Presiden berpesan kepada Sritex dan juga perusahaan tekstil dan produk tekstil (TPT) lainnya untuk senantiasa menjaga kualitas produk. Selain itu, inovasi dan penguasaan akan teknologi juga dimintanya untuk terus dilakukan.

Dalam acara peresmian tersebut Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk Iwan Setiawan Lukminto.

Presiden Jokowi Ingin Pasar Klewer Jadi Tempat Nyaman bagi Pengunjung

Penulis : Aurora Denata
×
×