logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Parlindungan Purba: Langkah Pemerintah yang Membatasi Impor Minyak Sawit Keluar Eropa Sudah Tepat

Parlindungan menilai jangan sampai kesalahan kita dijadikan alat kampanye negatif sawit Indonesia

21 April 2017 13:58 WIB

Ilustrasi petani kelapa sawit.
Ilustrasi petani kelapa sawit. activateonline.co.za

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba menilai langkah pemerintah Indonesia memprotes Resolusi Parlemen Uni Eropa yang membatasi impor minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) Indonesia ke pasar Eropa dinilai sudah tepat, namun resolusi tersebut harus dijadikan momentum bagi perbaikan industri sawit dalam negeri.

Jaga Keberlanjutan Rasio Impor 5:1, Kemendag: Nanti Kita Akan Lakukan Audit

"Langkah pemerintah memprotes usulan resolusi Parlemen Uni Eropa itu sudah tepat, namun resolusi tersebut harus kita dijadikan momentum perbaikan industri sawit dalam negeri sehingga standar komoditas dan tata kelola sawit kita menjadi lebih baik lagi," ujarnya di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/4).

Menurutnya upaya perbaikan sektor komoditas unggulan seperti sawit harus segera dilakukan terlepas dari tudingan tersebut atau adanya motif persaingan kepentingan bisnis, sehingga isu-isu negatif tersebut tidak bisa dimainkan lagi oleh kompetitor yang tidak ingin produk Indonesia unggul di pasaran.


Target Ekspor Bawang Merah Delapan Ribu Ton Dinilai Terlalu Besar

"Terlepas dari apapun, perbaikan standar komoditas dan tata kelola sawit ini harus tetap kita perbaiki sehingga tidak ada lagi celah isu negatif yang bisa dimainkan untuk menjegal produk kita di pasaran," jelasnya.

Dalam hal ini, Parlindungan menilai jangan sampai kesalahan kita dijadikan alat kampanye negatif sawit Indonesia. Sehingga membuat citra Indonesia menjadi buruk di mata dunia. Hal ini dikarenakan ancaman boikot dari dunia internasional juga pernah kita alami sebelumnya seperti dalam kasus pemboikotan produk kertas dan tisu oleh Singapura karena kasus kebakaran lahan dan pada produk seafood karena kasus perbudakan yang dilakukan oleh PT Benjina Pusaka Resources.

"Untuk itu kesalahan dan kekurangan yang ada pada sistem kita perlu diperbaiki dan diantisipasi sehingga tidak menjadi sandungan di masa depan, jangan sampai kesalahan kita dijadikan alat kampanye negatif sehingga membuat citra sawit Indonesia buruk di mata dunia," tuturnya

Setelah Cabai Berbakteri China, Kini Masuk Bebek Ilegal Malaysia

Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata
×
×