logo

HARGA KOMODITAS 26 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.319
    69
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.172
    902
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.585
    123
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.606
    205
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.465
    574
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.813
    43
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.938
    438
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.746
    557
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.166
    784
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.735
    295
  • Cabai
    Cabai
    30.149
    5.368
  • Bawang
    Bawang
    32.964
    5.204
  • Susu
    Susu
    10.379
    45
  • Jagung
    Jagung
    7.079
    74
  • Ikan
    Ikan
    74.157
    136
  • Garam
    Garam
    5.904
    106




Pilkada DKI Jakarta Telah Usai, Pernyataan Ade Armando Tak Usah Ditanggapi

Arief kembali menegaskan persoalan ini jangan ditanggapi, mengingat Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno telah menjadi pemenang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.

21 April 2017 13:15 WIB

Seorang warga mencelupkan jari ke tinta saat menggunakan hak suara Pilkada DKI Jakarta di TPS 54 kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta, Rabu (19/4/2017).
Seorang warga mencelupkan jari ke tinta saat menggunakan hak suara Pilkada DKI Jakarta di TPS 54 kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta, Rabu (19/4/2017). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono, mengatakan, pernyataan kontroversial terkait Pilkada DKI Jakarta yang dilontarkan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Ade Armando, melalui akun Facebooknya tidak perlu ditanggapi dengan serius. Pasalnya, demokrasi di DKI Jakarta telah selesai.

Maju Kotanya Bahagia Warganya Segera Dimulai

"Gak perlu ditanggapi lah pilkada sudah usai," ujarnya di Jakarta, Jumat (21/4).

Arief menjelaskan, saat ini sudah bukan waktunya lagi untuk saling mengejek apalagi merasa paling pintar, dan sebaiknya Ade Armando mengoreksi diri terhadap apa yang telah diperbuatnya.


Ahok Tak Akan Tunda Penggusuran Bila Rusun Siap

"Suruh aja dia introspeksi diri, kalau ucapannya itu gak ada gunanya bagi Pak Joko Widodo dan Ahok dalam bernegara," ketusnya.

Dalam hal ini, Arief kembali menegaskan persoalan ini jangan ditanggapi, mengingat Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno telah menjadi pemenang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.

"Sekarang Anies-Sandi telah terpilih, nantinya bukanlah gubernur dan Wakil Gubernur warga Jakarta yang memilihnya atau milik Gerindra dan PKS tapi Anies-Sandi itu Kepala daerah DKI Jakarta untuk semua warga DKI Jakarta yang punya tanggung jawab melayani semua warga Jakarta dan memberikan pelayanan yang lebih baik serta membangun Jakarta sesuai kebutuhan masyarakat Jakarta," pungkasnya.

Seperti diketahui, pernyataan kontroversial kembali dikeluarkan oleh Ade Armando. Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia itu mengomentari soal Pilkada DKI Jakarta melalui akun Facebooknya pada hari Kamis, tanggal 20 April 2017, kemarin. Menurutnya, apabila sekarang Ahok kalah artinya jumlah orang bodoh jauh lebih banyak daripada orang pinter.

Berikut pernyataan Ade di akun facebooknya 


Orang pinter milih Ahok. Orang bodoh milih Anies. Jadi kalau sekarang Ahok kalah artinya jumlah orang bodoh jauh lebih banyak dari pada orang pinter. Simpel kan?

Hari Ini Warga Padati Balai Kota Sambil Menggenggam Bunga

Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah
×
×