logo


Pusing Gagal Diet, Cobalah ini Diet Terunik Sepanjang Sejarah

Jika teknologi alat terapi, ramuan instan dan sedot lemak tidak juga membuat tubuh menjadi langsing permanen, maka cobalah menerapkan diet unik ini.

21 April 2017 08:30 WIB

Ilustrasi menjaga pola makan
Ilustrasi menjaga pola makan Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tren diet masa kini makin heboh iklannya. Tapi heboh juga duitnya. Padahal hasilnya belum tentu mujarab. Yang jadi model iklan tentu orang yang tubuhnya proporsional. Sehingga tak sedikit orang yang kemudian frustasi, karena bermimpi bentuk tubuhnya bakal aduhai seperti model iklan -- tapi nyatanya masih saja padat lemak. Meski sudah mencoba diet protein tinggi, diet makanan bayi tak makan nasi hanya makan bubur gandum dan jus buah saja. Hingga ada yang sampai diet golongan darah. Tetap saja gemuk. 

Ini Dia, Diet Sehat Sekaligus “Cantik”

Sebenarnya program diet sudah ada sejak era tahun 1700-an, beragam cara dilakukan agar memiliki berat badan ideal. Cara-cara kuno berikut ini sudah digerus zaman, tetapi Anda jangan meremehkannya. Cobalah. Sebagaimana dikutip dari Womans Day. 

1. Tahun 1727: Jangan tinggal di sekitar rawa


Duh, 5 Buah Ini Berpotensi Gagalkan Dietmu

Pada 1727, Thomas Short menulis risalah yang berjudul ”The Causes and Effects of Corpulence” yang merupakan hasil dari observasi ; bahwa orang yang tinggal di sekitar rawa, cenderung bertubuh gemuk. Ia merekomendasikan orang harus memilih dan pindah ke tempat yang kering untuk menghindari efek samping dari rawa. 

2. Tahun 1800-an : Histeria kelaparan

Selama paruh kedua abad ke-19, suatu bentuk ”Anorexia Victoria” yang dilakukan di kalangan kelas menengah dan aristokrasi di Eropa Barat. Orang-orang sengaja membuat lapar dirinya sendiri untuk hidup sesuai dengan ide Victoria, yang berhubungan dengan kemurnian spiritual dan feminitas. Sama juga membuat masyarakat gemar berpuasa. 

3. Tahun 1820: Diet cuka

Seorang penyair bulimia dan anokreksia, Lord Byron, mempopulerkan diet cuka pada dasawarsa 1820-an. Tujuannya untuk membersihkan racun dalam tubuh dengan meminum cuka campur air putih setiap hari. Walaupun akibatnya bikin repot ; muntah dan terkena diare. Maka tak heran jika berat badannya menurun. 

4. 1903: Mengunyah tanpa menelan 

Seorang kurator seni asal San Francisco, Horace Fletcher, terkenal sebagai ”The Great Masticator” setelah ia kehilangan 40 pon berat badannya. Hal itu karena ia mengunyah makanan dan tidak menelannya. Pola makan Fletcher, karena ia hanya mengunyah setiap makanan sebanyak 32 kali lalu memuntahkannya. Hal ini dengan logika ; tubuh akan menyerap nutrisi yang dibutuhkan tanpa harus bertambah bobot berat badan. 

5. Tahun 1925: Diet rokok

Rasanya sulit membayangkan jika iklan rokok mempromosikan kehidupan yang sehat. Tetapi pada dasawarsa 1920-an, beberapa perusahaan rokok di Amerika Serikat mempromosikan produk rokok dengan menonjolkan kelebihannya ”Bisa menghilangkan nafsu makan.” Apa iya ya ? Tetapi memang sebagian besar perokok menghisap sambil ditemani minum kopi, bukan mengunyah makanan.   

6. Tahun 1928: Diet daging mentah

Seorang pengembara benua Arktik, Vilhjalmur Stefansson, mempromosikan diet versi ekstrim yang dilakukan suku Atkin yang ternyata cukup efektif. Setelah tinggal di Tundra Utara, Stefánsson, takjub melihat betapa sehatnya orang Inuit yang hidup di Arktik, meskipun makan ikan mentah dan lapisan lemak ikan paus, padahal tanpa mengonsumsi buah atau sayuran.   

Stefánsson begitu tertarik pada diet tersebut dan mengklaim bahwa ia juga telah melakukannya dan membuktikan efektivitasnya. Ia lalu memeriksakan diri ke New York Bellevue Hospital, di mana oleh dokter dipantau kesehatannya selama beberapa bulan. Setelah observasi, ia dinyatakan sehat.  

7. Tahun 1954: Diet cacing

Ketika tahu bahwa cacing parasit yang hidup di usus menghisap nutrisi dan menyebabkan kehilangan berat badan. Maka ada beberapa orang yang jusru memanfaatkannya.   

Beberapa orang mulai menelan kista cacing pita (cacing pita bayi) untuk bisa makan banyak tanpa harus pusing memikirkan berat badan. Namun, diet ini sempat menuai kontroversi, karena ada fakta menyeramkan tentang cacing tersebut. Cacing itu dapat tumbuh hingga 25 kaki, sehingga bisa menyebabkan kejang, meningitis atau demensia. 

8. Tahun 1960-an: Diet tidur

Tidur dilakukan untuk menekan nafsu makan dan menurunkan berat badan. Itulah ide di belakang ”The Sleeping Beauty Diet” yang dipopulerkan pada 1960-an. Pengikut diet ini seperti Elvis Presley, menurunkan berat badan dengan tidur dalam waktu lebih dari 8 jam tiap harinya.    

9. 1961: Tidak menghitung kalori

Herman Taller menyatakan tidak perlu menghitung kalori saat makan, selama Anda menghindari karbohidrat dan makanan berlemak tinggi dan protein. Caranya Anda harus mencuci bahan makanan dengan 80 gram minyak nabati tak jenuh ganda di dalam pil yang dijual Taller. 

Teorinya ; ketika dikonsumsi bersamaan, maka minyak dan protein bisa meluruhkan lemak, yang mengakibatkan penurunan berat badan hingga 30 kg dalam delapan bulan. Tapi Taller mendapat masalah dengan hukum ketika ia menggunakan bukunya untuk mempromosikan sebuah label minyak tertentu, dan pada 1967 ia dihukum atas penipuan dan konspirasi. 

10. Tahun 1970-an : Diet Prolinn

Pada 1970-an, Roger Linn, merekomendasikan tidak perlu makan apapun kecuali cairan ajaib yang disebut Prolinn yang terdiri dari tanduk hewan tanah, kuku, kulit, urat, tulang dan bagian lainnya yang diberikan rasa buatan, warna dan enzim, agar menjadi cair. Minuman ini mengandung 400 kalori dan tanpa gizi. Diet ini memang bisa bikin tubuh langsing dengan cepat. Tapi awas pada masa itu setidaknya 58 orang yang mencoba diet ini terkena penyakit jantung. Cara diet ini tak cocok bagi penderita penyakit jantung.  

11. Tahun 1980-2000-an: Diet udara

Diet ini mengharuskan hidup hanya dengan udara. Breatharians (pengikut diet ini) percaya ketika manusia menemukan arti paling murni di dunia, mereka tidak lagi membutuhkan makanan, air atau tidur.  

Seorang wanita Australia bernama Jasmuheen, mengaku sebagai Breatharian yang mencoba untuk membuktikannya. Tapi pembuktian dibatalkan setelah empat hari ketika ia sedang berpidato pupil matanya membesar dan ia mengalami dehidrasi akut.  

12. 2000-an: Diet kacamata biru

Perhatikan bagaimana logo makanan cepat saji menggunakan warna merah dan kuning dalam logo restoran ? Mereka mengatakan kedua warna itu merangsang nafsu makan. Jadi sebaiknya gunakan warna biru yang bisa digunakan untuk menekan nafsu makan. 

Sebuah perusahaan Jepang menggunakan informasi ini untuk menciptakan sepasang kacamata dengan lensa diet berwarna biru. Cara ini dianggap bisa mengubah makanan yang tadinya tampak menggiurkan menjadi tidak menarik, sehingga mengurangi keinginan Anda untuk makan.  

13. Tahun 2000-an: Diet akupunktur

Praktik akupunktur pada tulang rawan bagian dapat menekan nafsu makan Anda. Hal itu berdasarkan aurikularis akupunktur, suatu bentuk penyembuhan terapi ala Cina, ketika jarum sengaja dipasang di telinga sampai satu minggu. Dengan cara itu, tubuh akan beradaptasi dan diet lebih efektif. 

Para pendukung metode ini mengatakan dengan merangsang titik tekanan di telinga bisa mengendalikan nafsu makan. Metode penurunan berat badan belum terbukti efektif, dan dapat menyebabkan berbagai efek samping berbahaya, seperti infeksi serius.  

14. 2000-an: Diet bola kapas

Beberapa orang memakan kapas dalam keadaan kering, tetapi ada juga yang mencelupnya dalam gelatin sehingga mudah dikonsumsi. Menurut pecinta diet kapas, perut terasa kenyang dan tubuh tidak gemuk. Kapas memang mengandung serat tinggi. Tetapi itu bukan jenis kebutuhan serat manusia. 

Tips Jitu Mengatasi Rasa Lapar Saat Diet

Penulis : Vicky Anggriawan,Yusran Edo Fauzi
×
×