logo


Tim Pengawalan SPIP Dukung Tercapainya UPSUS SIWAB

Kegiatan ini merupakan upaya khusus untuk meningkatkan populasi sapi dan kerbau melalui pengoptimalan Inseminasi Buatan (IB) .

20 Maret 2017 14:22 WIB

Kandang penangkaran sapi.
Kandang penangkaran sapi. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Inspektorat jenderal Kementerian Pertanian melalui Inspektorat IV telah menurunkan tim untuk melakukan pengembangan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), guna mendukung tercapainya tujuan Upaya Khusus Sapi Indukan Betina Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) yang dilaksananakan pada tanggal 13 Maret sampai 19 Maret 2017 bertempat di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan upaya khusus untuk meningkatkan populasi sapi dan kerbau melalui pengoptimalan Inseminasi Buatan (IB) guna meningkatkan efisiensi reproduksi ternak sapi dan kerbau. Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh risiko yang timbul pada kegiatan UPSUS SIWAB dapat dikendalikan.

Pada kesempatan ini, inspektorat jenderal menugaskan tiga auditor untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion 'Pengembangan SPIP UPSUS SIWAB di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari' yang dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala BBIB Singosari drh. Enniek Herwiyati, MP dan dihadiri oleh seluruh tim manajemen SPIP.


Ganjar Pranowo Akan Coba Aplikasi Nelayan Pintar

Menurut Yuris Tiyanto, Auditor Madya Inspektorat Jenderal, bahwa Forum Group Discussion (FGD) ini bisa menjadi pilot project untuk dikembangkan di unit kerja di ruang lingkup Kementerian Pertanian, serta mendapatkan dukungan maksimal dari jajaran pimpinan di Kementerian Pertanian. Selain itu, diharapkan dengan kunjungan ini, tim akan menghayati dan melakukan pengawalan kegiatan SIWAB secara efektif.

Mahasiswa IPB Ciptakan Robot untuk Bantu Pekerjaan Petani

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari