logo


Tepung Tapioka Benteng Penyakit Maag

Tepung ini dipercaya dapat menetralisir zat asam pada lambung.

1 Februari 2017 12:24 WIB

Tepung tapioka.
Tepung tapioka. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Penyakit maag seringkali dianggap penyakit ringan, karena itu banyak yang mengabaikannya. Padahal, penyakit ini bisa berakibat fatal di kemudian hari. Penyakit maag sendiri adalah penyakit yang menyerang lambung karena terjadinya luka atau peradangan pada lambung. Luka atau peradangan tersebut biasanya disertai rasa sakit, mulas, dan perih pada perut.

5 Obat Alami Penyembuh Pneumonia

Untuk mengobatinya, selain dengan obat medis, sakit maag ternyata juga bisa diobati dengan bahan-bahan alami seperti tepung tapioka atau pun tepung pati. Tepung ini dipercaya dapat menetralisir zat asam pada lambung.

Menurut Brury Machendra, herbalis, tepung pati atau tapioka dari setiap bahan memiliki keistimewaan sendiri. Menurutnya, tepung pati ini lebih untuk mengobati peradangan.


Ramuan Herbal Jitu untuk Turunkan Berat Badan 7 Kg dalam Sebulan

“Karena pati memiliki sifat basah, tentu sangat bagus untuk lambung atau pencernaan dengan menetralisir asam. Sementara konsumsi ketela pohon yang masih muda juga bisa mengatasi sakit maag. Namun, untuk efektivitas pengobatan sebaiknya dikombinasikan dengan curcumin yang memiliki sifat antiradang sehingga dapat memperbaiki mulkosa lambung,” tutur Brury, seperti diwartakan infokecantikan.

Untuk mengatasi sakit maag, pati bisa diolah atau pun dimakan langsung. Tetapi untuk pengobatan, pengolahan pati biasanya dijadikan kapsul. Sedangkan jika sudah diolah menjadi kue manfaat pati sudah tidak lagi efektif karena sudah tercampur dengan gula dan bahan-bahan lainnya. Gula memiliki sifat yang tidak efektif jika untuk menurunkan asam.

Dengan begitu, untuk mengatasi sakit maag sebaiknya konsumsi pati secara langsung. Kering atau basah tanpa diolah menjadi makanan dengan tambahan campuran apapun. Jika dalam bentuk tepung agak sulit dikonsumsi, sebaiknya dicampur dengan air hangat. Sedangkan jika masih mentah boleh langsung dimakan.

Sebagai pengobatan, sebaiknya pati atau tepung tapioka rutin dikonsumsi tiga kali sehari, pada pagi, siang dan sore hari, sebelum makan. Sedangkan untuk pencegahan, tepung tapioka ini dikonsumsi dua hari sekali sebelum makan. Tepung tapioka dikonsumsi sebelum makan untuk meningkatkan fungsi penyerapan dan untuk membuat suasana lambung menjadi basa.

Takaran untuk orang dewasa adalah 10 gr jenis pati basah dan 15 gr jenis pati kering untuk berat badan normal. Namun bila berat badan tidak normal, takarannya cukup 7 gr saja. Meski tepung tapioka adalah bahan alami, tetapi bukan berarti konsumsinya seenaknya saja.

Perlu diketahui, ada efek samping yang terjadi jika Anda mengonsumsi tepung tapioka terlalu banyak, yakni diare. Pasalnya, pati atau tepung tapioka ini merupakan makanan mentah dan bukan makanan yang sudah matang yang tidak memiliki dampak apa pun.

Herbalis: Air Perasan Lemon dan Jeruk Nipis Efektif Luruhkan Batu Ginjal

Penulis : Riana