logo


Perkuat Pengawasan Reformasi Birokrasi, UNS Gandeng KPK

Reformasi birokrasi adalah salah satu strategi dalam manajemen birokrasi pemerintahan yang memungkinkan terciptanya kerja-kerja birokrasi yang efektif, transparan dan akuntabel.

31 Januari 2017 23:48 WIB

Seminar bertajuk "Reformasi Birokrasi dalam Upaya Menciptakan Tata Kelola yang Bersih dan Transparan" di UNS Solo, Selasa (31/1/2017)
Seminar bertajuk "Reformasi Birokrasi dalam Upaya Menciptakan Tata Kelola yang Bersih dan Transparan" di UNS Solo, Selasa (31/1/2017) Dok. UNS

SOLO, JITUNEWS.COM -Reformasi birokrasi adalah salah satu strategi dalam manajemen birokrasi pemerintahan yang memungkinkan terciptanya kerja-kerja birokrasi yang efektif, transparan dan akuntabel.

Ini 4 Warisan SBY yang Bikin Pemerintahan Jokowi Berjalan Pincang

Hal itulah yang menjadi latar belakang diselenggarakannya seminar nasional bertajuk "Reformasi Birokrasi dalam Upaya Menciptakan Tata Kelola yang Bersih dan Transparan" oleh  Pusat Sudi Transparansi Publik dan Anti Korupsi (PUSTAPAKO) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS), Selasa, (31/1/2017). Kegiatan itu juga didukung oleh Ikatan Alumni (IKA) UNS.

Seminar yang dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis ke 41 UNS itu menghadirkan tiga tiga narasumber yaitu Irjen. Pol (Purn) Basaria Panjaitan, S.H., M.H (Wakil Ketua KPK), Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H.,M.Hum (Irjen Kemenristek Dikti) dan Drs. Rahmat Sutomo (Kepala Badan Kepegawaian Kota Surakarta).


Dukung Industrialisasi, Presiden Jokowi Ajak UNS Kembangkan Riset

"Diharapkan nantinya tim tersebut akan mengawal secara berkesinambungan 8 agenda reformasi birokrasi yang mencakup manajemen perubahan,penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas, penguatan kinerja kelembagaan, penguatan tata laksana, penguatan sistem SDM aparatur, penguatan peraturan perundang undangan dan peningkatan kualitas pelayanan publik," kata ketua Panitia Pelaksana Seminar, Agung Nur Probohudono.

Agung berharap, melalui seminar itu, reformasi birokrasi diharapkan akan berdampak positif dalam penyelenggaraan pemerintahan. Antara lain, birokrasi yang efisien difokuskan pada pengurangan praktik praktik KKN, birokrasi yang transparan difokuskan pada akses secara luas oleh masyarakat, dan birokrasi yang melayani masyarakat secara luas. Selain itu, birokrasi yang netral difokuskan pada kinerja birokrasi yang bebas dari intervensi politik dan bias kepentingan.

Sejak Kabinet Sjahrir Hingga Jokowi, Selalu Ada DNA Cirebon

Penulis : Rofiq Hudawiy, Marselinus Gunas
×
×