logo


Awali Kepemimpinannya, Kasau Hadi Ziarah ke Ngoto

Bersamaan dengan kegiatan Ziarah ke Ngoto dan Kunjungan kerjanya di Lanud Adisutjipto, bertempat di Akademi Angkatan Udara juga dilaksanakan pengukuhan ibu Kasau sebagai Ibu Asuh Taruna.

26 Januari 2017 17:02 WIB

Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama rombongan saat melaksanakan doa bersama pada acara Ziarah di Monumen Perjuangan TNI AU Ngoto, Kamis  (26/1).
Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama rombongan saat melaksanakan doa bersama pada acara Ziarah di Monumen Perjuangan TNI AU Ngoto, Kamis (26/1). Dispen AU

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Pasca dilantik Presiden Republik Indonesia seminggu yang lalu, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama rombongan, mengawali tugas barunya melakukan ziarah ke Monumen Perjuangan TNI AU 'Ngoto' Yogyakarta, Kamis (26/1). Ziarah yang dilaksanakan ini merupakan rangkaian kegiatan Kunjungan Kerjanya yang pertama kali semenjak dilantik menjadai Kasau.

Upacara non formal tersebut diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan dilanjutkan dengan doa yag berlangsung dengan tertib, hikmad dan lancar. Dengan khusu’ KSAU melakukan tabur bunga kemakam almarhum Agustinus Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh beserta para istrinya.

Hadi Tjahjanto Diangkat, TNI Polri Tetap Solid

Di Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara Ngoto ini, dimakamkan 2 jasad Pahlawan Nasional Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh, masing-masing bersama istri. Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh, 2 Pahlawan Nasional dari TNI Angkatan Udara ini, gugur pada peristiwa ditembakjatuhnya pesawat VT-CLA oleh pesawat Kitty Hawk Belanda, pada tanggal 29 Juli 1947.

Usai melaksanakan ziarah, dalam jumpa pers Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pada prinsipnya kita selalu menghargai orang tua dan para pendahulu harus kita muliakan, sebelum melangkah melaksanakan pekerjaan, yaitu dengan silahturrahmi mendatangi yang sudah meninggal ke makamnya, dan yang masih hidup ke rumahnya supaya diberi kemudahan.


Ajak Wartawan Ngopi di 15.000 Kaki, Panglima TNI: Kegiatan Ini Tidak Putus Sampai di Sini

Menurutnya, dengan mendatangi makam bisa mengenang kembali apa yang dicita-citakan almarhum yaitu untuk kajayaan TNI Angkatan Udara demi tegaknya NKRI, kejayaan harus berani merubah apabila tidak sesuai keinginan dan cita-cita luhur yaitu menjadikan TNI AU yang siap sedia apabila diperlukan Angkatan Udara yang modern tidak kalah dengan negara lain.

Tentunya disesuaikan dengan anggaran yang ada, yang jelas kita akan membangun infra strutktur membangun sistem supaya tercapai cita-cita para pendahulu, paparnya.

Terkait dengan Alutsista Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa alutsista TNI AU sedang dan akan terus melakukan pembangunan kekutan yang dilaksanakan kementerian pertahanan sampai Renstra ke 3, saat ini masih menunggu pengganti pesawat F5 yang sudah hampir 1 tahun ditinggalkan.

Berharap, adanya pesawat dengan generasi empat setengah, kemudian akan meng-upgrade pesawat T50 karena belum dilengkapi dengan Radar maupun persenjataan. Apabila kita sudah memiliki pesawat pengganti F5 kemudian bisa meng-Up grade T50 tentunya kehadiran kita dari Sabang sampai Merauke akan berjalan secara maksimal.

Dalam kunjungan kerjanya di Yogjakarta, Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto selain melaksanakan ziarh ke Ngoto juga menyempatkan mengunjungi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala. Setelah mengunjungi Museum Kasau memberikan pembekalan kepada Taruna di AAU.

Bersamaan dengan kegiatan Ziarah ke Ngoto dan Kunjungan kerjanya di Lanud Adisutjipto, bertempat di Akademi Angkatan Udara juga dilaksanakan pengukuhan ibu Kasau sebagai Ibu Asuh Taruna.

Bertemu Kapolri, Hadi Tjahjanto: Tidak Ada Panas Dingin, Kita Beriringan

Penulis : Syukron Fadillah