logo


Donald Trump Presiden AS, Berapa Ekspor Tekstil Kita mendatang?

kebijakan ekonomi Trump mengenai Proteksionisme mengancam ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia ke Ameriak Serikat.

23 Januari 2017 10:54 WIB

Presiden AS Donald Trump bersama istrinya Melania Trump berdansa saat menghadiri Liberty Ball setelah pelantikannya di Washington, AS (20/1).
Presiden AS Donald Trump bersama istrinya Melania Trump berdansa saat menghadiri Liberty Ball setelah pelantikannya di Washington, AS (20/1). REUTERS/Lucy Nicholson

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Donald Trump resmi dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat namun sejumlah kebijakan ekonominya diprediksi akan menganggu sejumlah ekpsor Indonesia khususnya di bidang tekstil dan produk tekstil.  

Ketum Partai Republik Suharno Ucapkan Selamat untuk Donald Trump

Sejumlah kebijakan Donald Trump selama kampanye diyakini akan membuat sejumlah ekspor non-migas Indonesia turun apabila dibandingkan tahun sebelumnya. Kementerian Perindustrian mencatat, tekstil dan produk tekstil selama rentang tahun 2012-2015 mengalami penurunan hingga ke angka 3,940 juta dollar Amerika. Pasca pelantikan Trump, angka ini diyakini akan menurun.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan bahwa neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus tertinggi terhadap Amerika Serikat.


Sebut Dirinya Nasionalis Sejati, Ternyata Jas Donald Trump Bikinan Indonesia Lho!

"Surplusnya pun mencapai US$ 6,94 miliar," imbuh Sasmito.

Lebih jauh ia berharap agar neraca perdagangan Indonesia terus tumbuh terhadap Amerika Serikat. Khususnya setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

"Jadi kita harap dengan terpilihnya Trump perdagangan Indonesia juga meningkat," tukasnya.

Prediksi penurunan ini dikarenakan adanya kebijakanTrump mengenai proteksionisme. Trump menyatakan ketidakpuasannya terhadap kondisi perekonomian saat ini dan kebijakan proteksionisme merupakan jalan keluar.

Perdagangan bebas yang telah berlangsung selama puluhan tahun merupakan sumber kehancuran industri manufaktur AS. Kepada masyarakat Amerika, Trump menjelaskan, globalisasi lebih banyak mendatangkan duka ketimbang suka. Misalnya, impor barang konsumsi yang murah telah menyebabkan rendahnya gaji pekerja domestik. Selain itu, yang menjadi perhatiannya adalah pengalihan bisnis atau outsourcing ke negara-negara yang berbiaya rendah.

 

Peringatan Keras Investor China kepada Donald Trump

Penulis : Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq