logo

HARGA KOMODITAS 26 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.319
    69
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.172
    902
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.585
    123
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.606
    205
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.465
    574
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.813
    43
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.938
    438
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.746
    557
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.166
    784
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.735
    295
  • Cabai
    Cabai
    30.149
    5.368
  • Bawang
    Bawang
    32.964
    5.204
  • Susu
    Susu
    10.379
    45
  • Jagung
    Jagung
    7.079
    74
  • Ikan
    Ikan
    74.157
    136
  • Garam
    Garam
    5.904
    106




Donald Trump Presiden AS, Berapa Ekspor Tekstil Kita mendatang?

kebijakan ekonomi Trump mengenai Proteksionisme mengancam ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia ke Ameriak Serikat.

23 Januari 2017 10:54 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Donald Trump resmi dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat namun sejumlah kebijakan ekonominya diprediksi akan menganggu sejumlah ekpsor Indonesia khususnya di bidang tekstil dan produk tekstil.  

Ketum Partai Republik Suharno Ucapkan Selamat untuk Donald Trump

Sejumlah kebijakan Donald Trump selama kampanye diyakini akan membuat sejumlah ekspor non-migas Indonesia turun apabila dibandingkan tahun sebelumnya. Kementerian Perindustrian mencatat, tekstil dan produk tekstil selama rentang tahun 2012-2015 mengalami penurunan hingga ke angka 3,940 juta dollar Amerika. Pasca pelantikan Trump, angka ini diyakini akan menurun.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan bahwa neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus tertinggi terhadap Amerika Serikat. “Surplusnya pun mencapai US$ 6,94 miliar,” imbuh Sasmito. Lebih jauh ia berharap agar neraca perdagangan Indonesia terus tumbuh terhadap Amerika Serikat. Khususnya setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. “Jadi kita harap dengan terpilihnya Trump perdagangan Indonesia juga meningkat,” tukasnya.


Sebut Dirinya Nasionalis Sejati, Ternyata Jas Donald Trump Bikinan Indonesia Lho!

Prediksi penurunan ini dikarenakan adanya kebijakanTrump mengenai proteksionisme. Trump menyatakan ketidakpuasannya terhadap kondisi perekonomian saat ini dan kebijakan proteksionisme merupakan jalan keluar. Perdagangan bebas yang telah berlangsung selama puluhan tahun merupakan sumber kehancuran industri manufaktur AS. Kepada masyarakat Amerika, Trump menjelaskan, globalisasi lebih banyak mendatangkan duka ketimbang suka. Misalnya, impor barang konsumsi yang murah telah menyebabkan rendahnya gaji pekerja domestik. Selain itu, yang menjadi perhatiannya adalah pengalihan bisnis atau outsourcing ke negara-negara yang berbiaya rendah.

 

Peringatan Keras Investor China kepada Donald Trump

Penulis : Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq
×
×