logo


Jalan Panjang Seorang Habib

Nasab Habib di Indonesia melewati silsilah yang panjang dimulai dari Hasan dan Husein

20 Januari 2017 10:42 WIB


Polisi akan Periksa Habib Rizieq Soal 'Palu Arit'

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Saat ini banyak orang yang mengaku sebagai seorang habib, padahal bukan. ‘Gelar’ habib, kata dia, tidak bisa disematkan kepada setiap sayyid. Setiap habib harus sayyid, tetapi sayyid belum tentu habib.

Seorang sayyid,tidak bisa mengatakan bahwa dirinya sendiri adalah habib. Pengakuan habib harus melalui komunitas dengan berbagai persyaratan yang sudah disepakati. Di antaranya cukup matang dalam hal umur, harus memiliki ilmu yang luas, mengamalkan ilmu yang dimiliki, ikhlas terhadap apapun, wara atau berhati-hati serta bertakwa kepada Allah.


Habib Rizieq Ungkap Penganiayaan FPI di Bandung Versinya

Hal yang paling penting selanjutnya adalah akhlak yang baik. Sebab, bagaimanapun keteladanan akan dilihat orang lain. Seseorang akan menjadi habib atau dicintai orang kalau mempunyai keteladanan yang baik dalam tingkah lakunya. Hal yang aneh jika seseorang yang gemar mabuk mengaku-ngaku dirinya adalah seorang habib.

Dari proses zaman ke zaman, orang akhirnya menamakan semua keturunan sayyid menjadi habib. Ada waktu yang cukup lama orang mengatakan mana habib dan mana yang sayyid, untuk membedakan bahwa habib adalah ulama-ulama.

Saat ini lembaga pencatat nasab Habib secara resmi di lakukan oleh Rabithah Alawiyah yang berkedudukan di Jakarta. Berdasarkan catatan Ar-Rabithah, organisasi yang melakukan pencatatan silsilah para habib, ada sekitar 20 juta orang di seluruh dunia yang menyandang gelar ini.

Mereka yang juga disebut muhibbin itu terdiri dari 114 marga. Menurut Ar-Rabithah, hanya keturunan laki-laki saja yang berhak menyandang gelar Habib sedangkan keturunan perempuan tidak berhak menyandang gelar habib.

 

 

Polisi Panggil Ormas Pembawa Bendera RI Bertuliskan Arab

Penulis : Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq