logo


"Kalau Nggak Bernyali Ikut Debat Resmi KPU DKI, Lebih Baik Mundur Saja"

Selain 13 Januari, debat kandidat tersebut akan digelar pada 27 Januari dan 10 Februari 2017

12 Januari 2017 05:00 WIB

Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah.
Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah. Istimewa


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat kebijakan publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah, menyarankan, calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta yang tidak bernyali ikut debat, lebih elegan mundur.

Amir Hamzah: Kasus Surat Al Maidah Jadi Puncak dari Buruknya Komunikasi Ahok

"Kalau nggak bernyali ikut debat resmi KPU DKI, lebih baik mundur saja. Karena bisa jadi mereka tidak memiliki konsep atau gagasan bagus untuk membangun Jakarta," tukas Amir kepada awak media di Jakarta, Rabu (11/1).

Seperti diketahui, dari tiga kontestan Pilgub DKI, pasangan nomor urut satu, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni  selalu absen menghadiri debat cagub-cawagub yang diadakan beberapa stasiun televisi. Terkait hal itu, Amir menganggap, kemungkinan paslon nomor satu itu punya strategi khusus sehingga tidak mau ikut debat di luar jadwal KPU.


“Pendukung Ahok Menghalalkan Segala Cara Supaya Ahok Terus Berkuasa, Ini Ada Apa?”

"Mungkin Agus-Sylvi punya strategi khusus. Pilgub 2012, Jokowi-Ahok juga bersikap serupa," tutur Amir.
Diwartakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta bersiap menggelar debat perdana calon Gubernur DKI Jakarta pada Jumat (13/1) di Hotel Bidakara, Jakarta. 

Selain 13 Januari, debat kandidat tersebut akan digelar pada 27 Januari dan 10 Februari 2017. Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno, menegaskan setiap pasangan calon wajib mengikut ajang debat ini.

Sumarno pun berujar, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada paslon yang tidak mengikuti debat terbuka yang digelar resmi KPU DKI.

"Selain kita umumkan pasangan yang tidak ikut debat, nanti mereka kita stop iklannya," tukas Sumarno.

Ditambahkan Sumarno, pihaknya menyiapkan beberapa isu sebagai topik yang bakal diperdebatkan dan berkaitan dengan keseharian masyarakat DKI Jakarta. Beberapa di antaranya adalah persoalan pendidikan, transportasi, pendidikan, dan persoalan lingkungan.

Amir Hamzah: Seluruh Sumber Pendanaan Tim Ahok-Djarot Ditanggung Partai Komunis China


Penulis : Riana
Tag:

Komentar

    ×
    ×