logo





Sejumlah Tokoh Sunda Desak Habib Rizieq Segera Diperiksa dalam Kasus Penistaan Budaya

Unjuk rasa itu tidak ada kaitannya dengan urusan Pilkada DKI Jakarta atau urusan dugaan penodaan agama yang ramai didiskusikan publik akhir-akhir ini

11 Januari 2017 22:58 WIB

Habib Rizieq Shibab.
Habib Rizieq Shibab. rmol


BANDUNG, JITUNEWS.COM -  Ratusan orang yang mengaku gabungan dari budayawan dan masyarakat Sunda menggelar unjuk rasa di depan Markas Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (11/1/2017).

Habib Rizieq: Pemberitaan Dandim Lebak Dicopot Itu Rekayasa

Dalam aksinya, mereka mendesak Polda Jawa Barat untuk menuntaskan kasus dugaan penghinaan Budaya Sunda oleh petinggi Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab.

Sebagaimana diketahui, Rizieq pernah dilaporkan karena mengganti "salam sampurasun" dengan "campur racun" saat ceramah di Purwakarta, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Karena ucapan itu, Rizieq pun dilaporkan ke Polda Jawa Barat.


Habib Rizieq: Kami akan Laporkan Gubernur BI, Menkeu soal Palu Arit

Kasus itu terkesan mandek di tangan Polda Jawa Barat. Sebab, menurut masyarakat yang berunjuk rasa itu, tidak ada tindak lanjut yang diketahui publik pasca kasus itu dilaporkan ke pihak kepolisian.

Ketua Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda Ari Mulila Subagja mengatakan, hingga saat ini, pihaknya belum mencabut laporan yang telah mereka buat. Meskipun, kata dia, ada pihak dari Polda Jawa Barat yang meminta untuk mencabut laporan itu.

"Laporan belum kami cabut, artinya kasusnya masih berjalan. Salah seorang dari pihak Polda Jawa Barat memang meminta kami mencabut laporan, tetapi kami menolak," kata Ari.

Bagi Ari, ucapan salam sampurasun sangat sakral bagi masyarakat Sunda, khususnya penghayat Sunda Wiwitan. Salam tersebut berarti saling mendoakan.

"Sampurasun tidak hanya sekadar ucapan, tapi ini doa. Sampurasun berarti sampurna ingsun, memberikan kesempurnaan. Dibalas dengan kata rampes, yang artinya menerima kesempurnaan," ucapnya.

Ari juga menegaskan, aksi yang mereka gelar itu tak berhubungan dengan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta non aktif basuki Tjahaja Purnama.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, polisi menerima masukan dari para budayawan Sunda.

"Memang masih banyak desakan terus dari masyarakat Sunda terkait ceramah Rizieq di Purwakarta. Akan kami proses," kata Yusri.

Habib Rizieq Minta Kapolri Copot Kapolda Metro Jaya


Penulis : Marselinus Gunas
Tag:

Komentar