logo





UMKM Kota Batu Kini Gunakan E-Commerce Milik BNI

Wakil Dirut BNI Suprajarto mengatakan, E-commerce dibuat untuk menghubungkan produsen dan konsumen, pembeli dan penjual yang dapat melakukan transaksi langsung tanpa perantara.

11 Januari 2017 19:58 WIB

Ilustrasi Bank BNI.
Ilustrasi Bank BNI. Istimewa

MALANG, JITUNEWS.COM - PT Bank Negara lndonesia (Persero) Tbk (BNI) mengembangkan dan memberdayakan UMKM di Batu, Malang, dengan meluncurkan website agrosegar.com. e-commerce tersebut disediakan untuk produk pertanian dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan wisata Batu.

Sepekan, IHSG Ditutup Naik 1,11%

Kerja sama tersebut dilakukan BNI dengan menggandeng Pemerintah Kota Batu. BNI sebagai Banking Partner dalam penyediaan market place berbasis digital untuk menuju Open and Smart Government. Kerja sama ini akan mendukung upaya Pemerintah Kota Batu untuk menjadikan pemerintahannya sebagai Smart Government.

Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadi Moeljono, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Walikota Batu Eddy Rumpoko, Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto, dan CEO BNI Wilayah Malang Yessy Kurnia.


SBX Indonesia Ramaikan Bisnis Keuangan Digital Nasional

Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto mengatakan, dengan biaya terjangkau, e-commerce dibuat untuk menghubungkan produsen dan konsumen, pembeli dan penjual yang dapat melakukan transaksi langsung tanpa perantara. Dengan kata lain, e-commerce menjadi jawaban atas permasalahan yang dihadapi UMKM Kota Batu yang saat ini tercatat sekitar 15 ribu pelaku usaha.

"Kerja sama dengan pemerintah Kota Batu menjadi kota ke-5 yang menggunakan marketplace dari BNI. Sebelumnya ada Pemkab Banyuwangi dengan Banyuwangi-Mal.com, Rumah kreatif Banyuwangi-Mall.com, Sleman-Mall.com, CilacapGallery.com, dan Kota Banjar Baru. Selain itu, wahana sejenis juga dikembangkan untuk berbagai universitas yaitu Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM)," ujar Suprajarto dalam rilisnya di Jakarta.

Keuntungan dengan adanya marketplace bagi pemerintah daerah antara lain sebagai sarana pemberdayaan UMKM daerah, khususnya dalam hal perluasan akses pemasaran. Maka, Pemerintah Kota tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membangun infrastruktur dan aplikasi toko online bagi UMKM.

UMKM juga bisa mendapatkan akses pasar yang lebih luas baik nasional maupun global, dukungan berbagai metode pembayaran yang mudah dan aman untuk menunjang transaksi serta kemungkinan mendapatkan fasilitas pembiayaan dalam mengembangkan usahanya.

Tema yang diusung adalah Learn, Green & Healthty. Konsep Learn di agrosegar.com adalah dengan menyediakan konten-konten pembelajaran bagi masyarakat termasuk tentang cara berkebun secara sederhana, mengembangkan bibit unggul, penggunaan pupuk, hingga alat-alat berkebun.

Green yaitu menyediakan berbagai macam tanaman buah dan tanaman hias yang berkualitas dan menjamin pengiriman tanaman yang dibeli akan tetap segar sampai ditangan pembeli. Terakhir adalah Healthty yaitu menjual makanan dan minuman kemasan hasil olahan UMKM Batu yang berkualitas karena diolah secara modern dan tanpa pengawet.

Untuk memudahkan pengunjung laman, baik lingkup domestik maupun internasional dalam melakukan transaksi belanja, situs agrosegar.com ini dilengkapi dengan berbagai solusi pembayaran online yang didukung oleh BNI melalui berbagai fasilitas e-payment BNI seperti BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI VA Payment, BNI Kartu Kredit, dan metode pembayaran BNI lainnya yang akan dikembangkan di kemudian hari.

Suprajarto menyebutkan, pada agrosegar.com, sebagai market place online, terdapat hampir 200 produk pertanian yang dijajakan, baik produk tanaman, bunga, buah dan sayuran. Nantinya BNI berperan dalam mempersiapkan infrastruktur market place, sistem pembayaran, dan solusi finansial termasuk pembiayaan UMKM.

"Pemerintah daerah melalui Rumah Kreatif berperan dalam meningkatkan kapabilitas UMKM membantu pengelolaan produk, dan manajemen market place. Sedangkan UMKM menyediakan barang atau jasa yang berkualitas dan pemenuhan pemesanan tepat waktu," ujarnya.

Kerja sama BNI dengan Pemerintah Kota Batu ini dapat menjadi langkah strategis BNI sebagai 'one stop banking solution' bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Selain itu, masih banyak potensi bisnis yang dapat digali antara BNI dengan pemerintah daerah.

Selain program e-Commerce tersebut, BNI juga menyediakan Smart Solution dengan aplikasi Smart City untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan publik.

Smart City tersebut menggunakan sistem Host to Host yang memberikan laporan secara rinci, transparan, akurat sehingga dapat membantu pengelolaan keuangan daerah. Adapun pelayanan publik yang bisa dilakukan meliputi e-PDAM, e-tax, e-PBB. e-samsat, e-parking.

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melamban

Penulis : Syukron Fadillah