logo

HARGA KOMODITAS 26 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.319
    69
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.172
    902
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.585
    123
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.606
    205
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.465
    574
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.813
    43
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.938
    438
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.746
    557
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.166
    784
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.735
    295
  • Cabai
    Cabai
    30.149
    5.368
  • Bawang
    Bawang
    32.964
    5.204
  • Susu
    Susu
    10.379
    45
  • Jagung
    Jagung
    7.079
    74
  • Ikan
    Ikan
    74.157
    136
  • Garam
    Garam
    5.904
    106




DPRD Palu Minta Jangan Bayarkan Kontrakan Elite Pasha, Kenapa?

Menariknya, saat rapat asistensi anggaran di DPRD, politisi Hanura itu menyebutkan, bagian rumah tangga dan umum Sekretariat Pemkot Palu awalnya tak mengakui jika APBD digunakan untuk membayar kontrakan hunian elite Pasha.

11 Januari 2017 19:39 WIB

Walikota Palu Hidayat dan Wakil Walikota Palu Sigid Purnomo (Pasha Ungu).
Walikota Palu Hidayat dan Wakil Walikota Palu Sigid Purnomo (Pasha Ungu). Istimewa

PALU, JITUNEWS.COM - Hunian elite Wakil Walikota Palu, Sulawesi tengah Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu tengah menjadi polemik. Pasalnya, DPRD Kota Palu ngotot agar pemerintah setempat tidak mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar kontrakan Pasha yang tergolong hunian elite.

AHY Bakal Maju di Pilpres 2019? Demokrat Bilang…

Terlebih uang yang digunakan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota tersebut.

Padahal, Pemkot Palu telah memfasilitasi rumah dinas Wakil Walikota Sigit Purnomo Said, yakni di sekitaran Balai Kota Selatan atau telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


Soal Isu Jokowi Bakal Angkat Ahok Jadi Menteri, Fadli Zon: Silakan Saja, Tapi…

"Pemerintah Kota Palu jangan membayar kontrakan pribadi Sigit Purnomo Said yang saat ini menjabat sebagai wakil wali Kota Palu, di kompleks hunian elite Citra Land di kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore," demikian ucap anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Palu Ridwan H Basatu, Rabu (11/1).

Ridwan bersikeras agar biaya kontrakan pribadi Pasha di komplek hunian elite Citra Land tidak perlu menjadi beban negara. Dalam hal ini menjadi beban dari Pemkot Palu. Jika dibiarkan, maka jelas kedepannya bakal menimbulkan masalah.

Menariknya, saat rapat asistensi anggaran di DPRD, politisi Hanura itu menyebutkan, bagian rumah tangga dan umum Sekretariat Pemkot Palu awalnya tak mengakui jika APBD digunakan untuk membayar kontrakan hunian elite Pasha.

Bagian umum dan rumah tangga Pemkot Palu, kata dia, mengakui adanya penggunaan APBD untuk pembayaran hunian elite tersebut, setelah DPRD menelusuri, mengkaji, dan mengevaluasi secara saksama adanya dugaan penggunaan APBD.

"Kami pernah di panggil atau diundang makan oleh bagian umum dan rumah tangga Setda Pemkot Palu atas hal itu, namun kami menolak. Mereka telah membohongi kami karena awalnya tidak mengakui adanya penggunaan APBD," ujarnya.

Dia juga mendesak Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said untuk tidak menggunakan anggaran daerah membayar atau melunasi kontrakan hunian elite seharga kurang lebih Rp 1 miliar, karena bukan rumah dinas. Ia menegaskan bahwa kontrakan pribadi Sigit Purnomo Said tidak ada kaitannya dengan pemerintah daerah atau keuangan daerah, sehingga tidak boleh sewenang-wenang menggunakan anggaran untuk kepentingan pribadi.

"Kota Palu masih membutuhkan banyaknya sarana prasarana dan infastruktur, yang harus dilengkapi dan dibangun untuk kesejahteraan masyarakat, ketimbang membiayai kepentingan pribadi," ujarnya.

Sebut Setnov Bakal Jadi Tersangka, Mahyudin Sentil Yorrys

Penulis : Syukron Fadillah
×
×