logo


Habib Rizieq: Kami akan Laporkan Gubernur BI, Menkeu soal Palu Arit

Selain Gubernur BI dan Menkeu, tegas Rizieq, pihaknya juga akan melaporkan Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia) sebagai pencetak uang dan desainer uangnya.

11 Januari 2017 19:19 WIB

Habib Rizieq.
Habib Rizieq. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Habib Rizieq Shihab mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan Gubernur BI Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Mabes Polri terkait logo 'palu arit' yang disebut Rizieq berada di lembaran uang rupiah yang baru diluncurkan. Rizieq mengklaim Agus Martowardojo dan Sri Mulyani bertanggung jawab terkait logo yang menyerupai palu arit di cetakan uang baru itu.

Pakar IT Dibacok, Ratna: Semoga Jadi Paham Kenapa HRS Putuskan Menetap Sementara di Arab Saudi

"Kami akan laporkan Gubernur BI, Menkeu. Kenapa? Karena Gubernur BI dan Menkeu tanda tangan di uang itu. Artinya mereka bertanggung jawab," ujar Rizieq di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2017).

Selain Gubernur BI dan Menkeu, tegas Rizieq, pihaknya juga akan melaporkan Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia) sebagai pencetak uang dan desainer uangnya.


Pengamat: Habib Rizieq Berpeluang Besar Jadi Capres

Rizieq menyebut tidak ada respons baik dari pemerintah. Padahal ia sudah pernah memprotes adanya kemiripan logo di lembaran uang dengan gambar palu arit di uang lama.

"Beberapa waktu ketika BI akan menarik uang lama ini, diganti dengan uang baru, kami senang. Artinya diakomodir. Tapi uang baru ini ternyata mengikuti teknologi yang dilakukan di uang lama yang ada kuningnya ini. Akhirnya apa? Di semua uang baru ini, logo palu arit PKI (Partai Komunis Indonesia), ini muncul semua. Jadi kita bisa lihat semuanya muncul," ujar Rizieq.

Dia menjelaskan, logo palu arit mulanya muncul di uang lama. Setelah memprotes, pemerintah mengeluarkan uang baru. Tapi kata dia, teknologi yang diterapkan pada uang lama dilakukan lagi pada uang baru.

"BI mengklarifikasi ini teknik pengamanan agar tidak bisa dipalsukan. Tapi sudah dijawab MUI (Majelis Ulama Indonesia), kenapa teknologi ini tidak dilakukan di bagian lain? Kenapa harus dibagian BI-nya, sehingga membentuk palu arit," kata Rizieq.

Rizieq sempat memprotes keras. Karena tindakan itu ia mengaku justru dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Dia mengatakan akan melaporkan balik Gubernur BI dan Menkeu.

Habib Rizieq: Lindungi Ulama yang Terzalimi dan Dikriminalisasi

Penulis : Marselinus Gunas
×
×