logo


Jenderal Gatot Ditegur Jokowi Hanyalah Kabar Hoax

Isu miring itu beredar setelah insiden pemutusan kerja sama dengan Australia terkait 'Pancagila'.

11 Januari 2017 17:34 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Belakangan muncul isu miring terkait hubungan antara Panglima TNI Gatot Nurmantyo dengan Presiden Joko Widodo. Dikabarkan, Jenderal Gatot telah ditegur oleh Presiden Joko widodo.

Mantap! Panglima TNI Sudah Terima Surat Permintaan Maaf dari Sahabatnya Jenderal Durford

Isu miring itu beredar setelah insiden pemutusan kerja sama dengan Australia terkait 'Pancagila'.

"Saya sudah katakan bahwa semua yang saya lakukan karena presiden pimpinan saya," ucap Gatot menepis isu miring di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/1).


Panglima TNI Hadiri The Defense & Security 2017 di Thailand

Gatot menegaskan bahwa dirinya tak dijatuhi teguran oleh Jokowi terkait hal tersebut. Kabar bohong atau hoax itu pun tak ingin ditindaklanjuti lebih jauh olehnya.

"Teguran tidak ada, itu hoax, ngapain kita mikirin itu. Capek," tegas Panglima TNI.

Seperti yang telah dikabarkan, TNI ada rencana untuk memutus kerja sama militer dengan Australia. Penyebabnya tak lain karena telah terjadi penghinaan terhadap Pancasila oleh seorang oknum perwira Australia.

"Tentang tentara yang dulu, Timor Leste, Papua juga harus merdeka, dan tentang Pancasila yang diplesetkan jadi Pancagila," terang Gatot sebelumnya, Kamis (5/1).

Penghinaan terhadap Pancasila terjadi di Campbell Barracks di Perth, Australia. Perwira TNI yang menjadi instruktur pengajar di barak tentara Australia itu menemukan hal yang mendiskreditkan TNI dan Indonesia.

Karena insiden ini, TNI memutuskan menghentikan sementara kerja sama pendidikan dengan Australia. Pihak Australia kini tengah melakukan investigasi terkait dengan hal tersebut. Perwira yang diduga melakukan pelecehan itu juga telah diberi sanksi.

"Pendidikan ini diberhentikan dulu, yang lain kita evaluasi lagi. Saya tidak akan ke Australia, kemudian menunggu dari hasil investigasi," kata Gatot.

Gandeng IDI Jaga Ketahanan Nasional, Panglima TNI Isyaratkan Ada Ancaman Penyebaran Virus

Penulis : Syukron Fadillah