logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Ditunjuk Jadi Imam Besar Umat Islam Indonesia, Ini Komentar Habib Rizieq

"Saya tidak dalam posisi setuju atau pun menolak, dan saya tidak dalam persoalan tersebut," jelasnya.

11 Januari 2017 16:46 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/1).
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/1). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab mengaku dirinya tidak mengetahui perihal pengangkatan dirinya untuk dikukuhkan menjadi imam besar umat Islam Indonesia.

Polisi Pastikan akan Jemput Paksa Habib Rizieq

"Saya tidak tahu menahu, dan sebagainya FPI tidak pernah mempunyai kebijakan semacam itu" ujarnya di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (11/1).

Habib Rizieq mengungkapkan bahwa dirinya sebagai pemimpin di FPI adalah hasil keputusan Musyawarah Nasional FPI, namun adanya keinginan untuk menjadikan dirinya sebagai imam besar umat Islam Indonesia adalah konstitusi pandangan masyarakat sebagai warga negara.


Menaksir Biaya Karangan Bunga untuk Ahok, Fadli Zon: Bisa Buat Anak Yatim

"Saya pikir itu hak konstitusi mereka sebagai warga negara. Saya tidak dalam posisi setuju atau pun menolak, dan saya tidak dalam persoalan tersebut," jelasnya.

Habib menambahkan kalau itu memang benar kemauan umat islam di Indonesia, maka hal tersebut harus diserahkan kepada masyarakat dan diserahkan kepada para ulama-ulama untuk memusyawarahkan penunjukan tersebut.

"Itu harus serahkan kepada mereka dan para ulama mereka, untuk memusyawarahkan itu, dan itu bukan otoritas saya untuk menjawab," tutupnya.

Pengamat: Isu Reshuffle Muncul Karena Ada Partai Pendukung Pemerintah Main Dua Kaki

Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah
×
×