logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Rizieq FPI: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Polisi

"Ya kita lihat, kalau sehat datang tapi kalau sakit ya tidak datang. Kalau tidak ada halangan saya datang, kalau ada halangan ya tidak datang"

11 Januari 2017 15:56 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI)  Habib Rizieq di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/1).
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/1). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, mengatakan apabila besok diberikan kesehatan, maka dirinya akan datang untuk mengikuti pemeriksaan di Polda Jawa Barat atas tuduhan pelecehan Pancasila.

GP Ansor Manado Menolak Keras Pengukuhan Rizieq Jadi Imam Besar Umat Islam

"Ya kita lihat, kalau sehat datang tapi kalau sakit ya tidak datang. Kalau tidak ada halangan saya datang, kalau ada halangan ya tidak datang. Kan kita tidak bisa bilang, pasti datang. Tidak boleh," ujar Rizieq, Rabu (11/1), di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Dalam hal ini, Rizieq tidak mempermasalahkan pihak-pihak yang telah melaporkannya ke Kepolisian. Hanya saja, dia mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum, bukan negara polisi.


Habib Rizieq Shihab Kembali Dilaporkan ke Polisi

"Tidak apa-apa, setiap orang yang merasa dirugikan punya hak untuk melapor ke Polda. Hanya perlu saya sampaikan di sini bahwa Indonesia adalah negara hukum, bukan negara polisi. Tolong catat baik-baik," tegas Rizieq.

Menurut Rizieq, hal tersebut dimaksudkan agar polisi menjalankan fungsi sebagai penegak hukum, bukannya memperalat hukum untuk memanggil atau tidak memanggil sesuai selera mereka.

"Hukum harus ditegakkan. Saya pikir itu saja, pokoknya Indonesia negara hukum," tegas Rizieq lagi.

Rizieq juga menanggapi terkait informasi adanya jemput paksa yang akan dilakukan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, apabila dirinya tidak hadir untuk kedua kalinya dalam pemeriksaan kasus dugaan pelecehan Pancasila.

Dengan santai, Rizieq mengatakan, ia tidak ingin berburuk sangka terkait kemungkinan polisi akan menjemputnya paksa dirinya jika tidak datang. "Jangan su'udzon (buruk sangka) sama polisi. Suka su'udzon sama polisi," tutup Rizieq seraya tertawa.

Harga Cabai Naik, Habib Rizieq Gubah Lagu Ini...

Penulis : Khairul Anwar, Christophorus Aji Saputro
×
×