logo





Rizieq FPI: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Polisi

"Ya kita lihat, kalau sehat datang tapi kalau sakit ya tidak datang. Kalau tidak ada halangan saya datang, kalau ada halangan ya tidak datang"

11 Januari 2017 15:56 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI)  Habib Rizieq di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/1).
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/1). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, mengatakan apabila besok diberikan kesehatan, maka dirinya akan datang untuk mengikuti pemeriksaan di Polda Jawa Barat atas tuduhan pelecehan Pancasila.

GP Ansor Manado Menolak Keras Pengukuhan Rizieq Jadi Imam Besar Umat Islam

"Ya kita lihat, kalau sehat datang tapi kalau sakit ya tidak datang. Kalau tidak ada halangan saya datang, kalau ada halangan ya tidak datang. Kan kita tidak bisa bilang, pasti datang. Tidak boleh," ujar Rizieq, Rabu (11/1), di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Dalam hal ini, Rizieq tidak mempermasalahkan pihak-pihak yang telah melaporkannya ke Kepolisian. Hanya saja, dia mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum, bukan negara polisi.


Habib Rizieq Shihab Kembali Dilaporkan ke Polisi

"Tidak apa-apa, setiap orang yang merasa dirugikan punya hak untuk melapor ke Polda. Hanya perlu saya sampaikan di sini bahwa Indonesia adalah negara hukum, bukan negara polisi. Tolong catat baik-baik," tegas Rizieq.

Menurut Rizieq, hal tersebut dimaksudkan agar polisi menjalankan fungsi sebagai penegak hukum, bukannya memperalat hukum untuk memanggil atau tidak memanggil sesuai selera mereka.

"Hukum harus ditegakkan. Saya pikir itu saja, pokoknya Indonesia negara hukum," tegas Rizieq lagi.

Rizieq juga menanggapi terkait informasi adanya jemput paksa yang akan dilakukan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, apabila dirinya tidak hadir untuk kedua kalinya dalam pemeriksaan kasus dugaan pelecehan Pancasila.

Dengan santai, Rizieq mengatakan, ia tidak ingin berburuk sangka terkait kemungkinan polisi akan menjemputnya paksa dirinya jika tidak datang. "Jangan su'udzon (buruk sangka) sama polisi. Suka su'udzon sama polisi," tutup Rizieq seraya tertawa.

Harga Cabai Naik, Habib Rizieq Gubah Lagu Ini...

Penulis : Khairul Anwar, Christophorus Aji Saputro