logo





Begini Kronologi Penganiayaan Terhadap Taruna STIP

Kembali terjadi, seorang taruna dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) tewas dianiaya oleh para seniornya.

11 Januari 2017 15:42 WIB

Ilustrasi penganiayaan.
Ilustrasi penganiayaan. Istimewa


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kembali terjadi, seorang taruna dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) tewas dianiaya oleh para seniornya. Kali ini korban bernama Amirulloh Adityas Putra, taruna tingkat 1 yang menjadi korban keganasan aksi perpeloncoan.

RPTRA Kalijodo Diresmikan, Ahok Janjikan Buka 24 Jam

Penganiayaan hingga menyebabkan kematian itu bermula pada sore hari kemarin, Selasa (10/1). Pada pukul 17.00 WIB, SM, salah satu terduga pelaku, mengajak pelaku lainnya berkumpul dan merencanakan penganiayaan kepada junior. Pukul 22.00 WIB, SM kemudian mengumpulkan enam taruna tingkat 1 di lantai dua, kamar M-205, gedung Dermotery ring empat, kampus STIP.

Lantaran dipanggil oleh seniornya, 6 taruna tingkat 1 itu pun menurut. Di sana, para senior memukuli para korban secara bergantian dengan tangan kosong termasuk kepada Amirulloh. Ia dipukul pada bagian perut, dada, dan ulu hati.


Komisi X Sayangkan Beredarnya Buku 'Aku Berani Tidur Sendiri'

Nah pada pukulan terakhir yang dilakukan oleh tersangka W, Amirulloh kemudian jatuh dan tak sadarkan diri.

"Melihat korban hanya diam, para pelaku panik, lalu menghubungi senior tingkat empat, dilanjutkan ke pembina dan petugas medis STIP," ujar Kapolsek Cilincing Kompol Ali Yuzron, Rabu (11/1).

Untuk diketahui, polisi menetapkan 4 orang sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) hingga menyebabkan meninggal dunia. Ke-4 tersangka tersebut merupakan senior dari korban di STIP.

Buntut Meninggalnya Taruna STIP, Menhub Bentuk Tim Investigasi


Penulis : Vicky Anggriawan
Tag:

Komentar