logo


DPR Menilai Program Pengaturan Manajemen Tanam Kementan Belum Berjalan Maksimal

Program manajemen tanam yang dicanangkan oleh pemerintah khususnya pada komoditas hortikultura masih belum menujukan hasilnya.

11 Januari 2017 14:28 WIB

Penjual cabai di Pasar tradisional.
Penjual cabai di Pasar tradisional. Jitunews/Johdan A.A.P


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IV DPR RI, Hamdhani menilai langkah pemerintah dalam mengatur manajemen tanam guna menjaga kestabilan harga komoditas cabai di pasar saat ini belum berjalan maksimal. Pasalnya melonjaknya harga cabai di pasar pada saat ini lebih dikarenakan produksi hasil pangan yang terus menurun.

APTRI: Penetapan HET Gula Sangat Tidak Realistis

"Kalau pada saat ini terjadi kekurangan stok cabai di pasar, berarti program manajemen tanam yang dilakukan oleh pihak kementan masih belum berjalan baik," demikian kata Hamdhani kepada Jitunews.com, Rabu (11/1).

Lebih lanjut, ia mengatakan, program manajemen tanam yang dicanangkan oleh pemerintah khususnya pada komoditas hortikultura masih belum menujukan hasilnya.


APTRI Menolak Rencana Impor Raw Sugar Pemerintah

"Hasilnya belum kelihatan ko, yang terjadi justru kita mengalami kekurangan pasokan cabai di pasar karena cuaca yang terus memburuk," demikian katanya.

Seperti diketahui, beberapa waktu sebelumnya Direktur jenderal Hortikultura kementerian pertanian, Spudnik Sujono mengatakan bahwa untuk menjaga ketersediaan pasokan hasil tanaman pangan di pasar pihaknya telah menerapkan program pengaturan manajemen tanam.

Menurutnya, dengan adanya program pengaturan manajemen tanam ini ke depannya akan mampu mengatasi kekurangan pasokan tanaman pangan seperti cabai di musim paceklik seperti sekarang ini.

KKP Mengklaim Nilai Tukar Usaha Pertanian Subsektor Perikanan Mengalami Kenaikan


Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah
Tag:

Komentar

    ×
    ×