logo

HARGA KOMODITAS 24 Maret 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.334
    54
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    24.236
    34
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.584
    124
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.815
    4
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.779
    260
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.785
    71
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    11.010
    510
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.604
    699
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    29.316
    66
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.776
    254
  • Cabai
    Cabai
    30.917
    4.6
  • Bawang
    Bawang
    36.669
    1.499
  • Susu
    Susu
    10.423
    1
  • Jagung
    Jagung
    7.077
    72
  • Ikan
    Ikan
    74.233
    212
  • Garam
    Garam
    5.889
    91




RUU Radenominasi Belum Jelas Nasibnya

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sangat berjalan lambat, bahkan nasibnya belum jelas ke depannya.

11 Januari 2017 13:58 WIB

Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo.
Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo. fraksinasdem.org


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi XI DPR RI, Donny Imam Priambodo mengatakan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sangat berjalan lambat, bahkan nasibnya belum jelas ke depannya.

Kaledoskop Rupiah di Perbatasan Kalimantan: Kembali Pakai Rupiah atau Ringgit ?

"Beberapa waktu lalu RUU Redenominasi ini pernah masuk dalam Prolegnas, namun sekarang ini tampaknya belum masuk," ujarnya di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (11/1).

Politisi Nasdem ini menjelaskan, di dalam RUU itu nantinya akan mengusulkan agar tidak hanya mengecilkan sebanyak tiga digit nilai nominal rupiah, tapi sampai empat digit. Hal ini agar nilai mata uang rupiah bisa 'setara' dengan negara tetangga, seperti Singapura.


Selamat Tinggal 2016, Seiring Polemik Rupiah Baru

“Masalah ini kan tinggal soal kebiasaan saja pada masyarakat, bahkan masyarakat bisa menerima karena bukan sanering (pemotongan nilai uang),” tambahnya.

Lanjutkan Membaca...

Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan
Tag:

Komentar