logo


RUU Radenominasi Belum Jelas Nasibnya

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sangat berjalan lambat, bahkan nasibnya belum jelas ke depannya.

11 Januari 2017 13:58 WIB

Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo.
Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo. fraksinasdem.org


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi XI DPR RI, Donny Imam Priambodo mengatakan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi sangat berjalan lambat, bahkan nasibnya belum jelas ke depannya.

Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit

"Beberapa waktu lalu RUU Redenominasi ini pernah masuk dalam Prolegnas, namun sekarang ini tampaknya belum masuk," ujarnya di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (11/1).

Politisi Nasdem ini menjelaskan, di dalam RUU itu nantinya akan mengusulkan agar tidak hanya mengecilkan sebanyak tiga digit nilai nominal rupiah, tapi sampai empat digit. Hal ini agar nilai mata uang rupiah bisa 'setara' dengan negara tetangga, seperti Singapura.


Hendropriyono Mengaku Rugi Miliaran Rupiah Selama Beredarnya "Jokowi Undercover"

“Masalah ini kan tinggal soal kebiasaan saja pada masyarakat, bahkan masyarakat bisa menerima karena bukan sanering (pemotongan nilai uang),” tambahnya.

Donny menambahkan, dengan banyaknya jumlah digit ini memang merepotkan, maka kalau bisa nilai satu juta menjadi seribu. Tapi akan lebih bagus lagi kalau “mengecilkan” itu sampai 4 digit.

“Sayangnya hingga saat ini (2017) belum ada yang mengusulkan soal RUU Redenominasi. Bisa juga inisiatif DPR. Kemarin itu saat peluncuran mata uang NKRI berkaitan dengan implementasi UU Mata Uang,” paparnya.

Dalam hal ini, Donny berharap agar RUU Redenominasi ini bisa kembali masuk Prolegnas DPR 2017, dan harapannya itu juga diamini oleh partainya yaitu Partai Nasdem.

"Posisi Partai Nasdem sendiri mengusulkan masuk Prolegnas,” tutupnya.

Proyeksi Ekonomi 2017: Rupiah Akan Tetap Stabil


Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan
Tag:

Komentar

    ×
    ×