logo


Konawe Selatan Ditetapkan Sebagai Kawasan Sumber Bibit Sapi Bali

"Saya ucapkan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada daerah yang telah mengusulkan daerahnya sebagai wilayah sumber bibit"

11 Januari 2017 13:49 WIB

Sapi Bali.
Sapi Bali. Istimewa


SULAWESI TENGGARA, JITUNEWS.COM- Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menetapkan Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai wilayah sumber bibit sapi Bali.

Daging Sapi Masih 'Jogrok' di Harga Tinggi

Penetapan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 803/Kpts/PK.030/12/2016 itu, disampaikan Amran ketika menghadiri acara Panen Pedet hasil Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 627 ekor di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara pada tanggal 14 Oktober 2016.

“Saya ucapkan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada daerah yang telah mengusulkan daerahnya sebagai wilayah sumber bibit,” ujar Amran.


Kementan Optimis Program UPSUS SIWAB Mampu Tingkatkan Populasi Sapi Lokal

Untuk diketahui, hingga saat ini Menteri Pertanian telah menetapkan 15 wilayah sumber bibit yang berada di 14 kabupaten di Indonesia. Empat wilayah sumber bibit sapi Bali, yaitu Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Barru, Kabupaten Kelungkung, dan Kabupaten Barito Koala.

Tujuan adanya pewilayahan sumber bibit antara lain untuk membentuk wilayah/daerah pemurnian ternak asli/lokal Indonesia, sehingga ternak asli/lokal Indonesia dapat lestari, mewujudkan dan menjamin ketersediaan bibit ternak baik secara jumlah maupun mutu.

Bibit ternak merupakan salah satu sarana produksi strategis untuk meningkatkan produktivitas ternak. Ketersediaan bibit ternak yang berkualitas dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bibit ternak secara nasional, sehingga dapat mempercepat peningkatan produksi ternak.

Selain itu, diperlukan juga ketersediaan ternak bibit yang dapat melahirkan sepanjang tahun dengan anak yang berkualitas tinggi, sehingga dapat menghasilkan produksi daging yang lebih banyak.

Program Impor Sapi Indukan Sudah Mulai Terrealisasi


Penulis : Christophorus Aji Saputro
Tag:

Komentar

    ×
    ×