logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Konawe Selatan Ditetapkan Sebagai Kawasan Sumber Bibit Sapi Bali

"Saya ucapkan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada daerah yang telah mengusulkan daerahnya sebagai wilayah sumber bibit"

11 Januari 2017 13:49 WIB

Sapi Bali.
Sapi Bali. Istimewa

SULAWESI TENGGARA, JITUNEWS.COM- Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menetapkan Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai wilayah sumber bibit sapi Bali.

Bank Indonesia Bali Resmikan Klaster Sapi di Karangasem

Penetapan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 803/Kpts/PK.030/12/2016 itu, disampaikan Amran ketika menghadiri acara Panen Pedet hasil Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 627 ekor di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara pada tanggal 14 Oktober 2016.

“Saya ucapkan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada daerah yang telah mengusulkan daerahnya sebagai wilayah sumber bibit,” ujar Amran.


Inginnya Swasembada Daging, Tapi Jumlah Sapinya Saja Tak Valid

Untuk diketahui, hingga saat ini Menteri Pertanian telah menetapkan 15 wilayah sumber bibit yang berada di 14 kabupaten di Indonesia. Empat wilayah sumber bibit sapi Bali, yaitu Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Barru, Kabupaten Kelungkung, dan Kabupaten Barito Koala.

Tujuan adanya pewilayahan sumber bibit antara lain untuk membentuk wilayah/daerah pemurnian ternak asli/lokal Indonesia, sehingga ternak asli/lokal Indonesia dapat lestari, mewujudkan dan menjamin ketersediaan bibit ternak baik secara jumlah maupun mutu.

Bibit ternak merupakan salah satu sarana produksi strategis untuk meningkatkan produktivitas ternak. Ketersediaan bibit ternak yang berkualitas dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bibit ternak secara nasional, sehingga dapat mempercepat peningkatan produksi ternak.

Selain itu, diperlukan juga ketersediaan ternak bibit yang dapat melahirkan sepanjang tahun dengan anak yang berkualitas tinggi, sehingga dapat menghasilkan produksi daging yang lebih banyak.

Peternak Mendukung Program UPSUS SIWAB Pemerintah

Penulis : Christophorus Aji Saputro
×
×