logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Kementan Apresiasi Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam Wujudkan Kemandirian Pangan

Dalam kunjungan ini, Gardjita mengapresiasi keberhasilan dari KWT Mekar Bersama dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari.

11 Januari 2017 12:22 WIB

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Gardjita Budi.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Gardjita Budi. Jitunews/Siprianus Jewarut

CIAMIS, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Gardjita Budi melakukan kunjungan ke Kelompok Wanita Tani Mekar Bersama di Desa Ciomas, Kec. Panjalu, Kab Ciamis. Dalam kunjungan ini, Gardjita mengapresiasi keberhasilan dari KWT Mekar Bersama dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari.

Praktik Korupsi, Picu Tak Suksesnya Swasembada Pangan

"Mereka telah memposisikan diri sebagai pelaku usaha dan pelaku bisnis yang berbasis pada ekonomi kerakyatan, mengolah hasil produksi pertanian menjadi produk olahan yang tentunya menjadi nilai tambah bagi produk pertanian," demikian kata Gardjita Budi seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Rabu (11/1) .

KWT Mekar Bersama yang berada di Dusun Ciomas Landeuh ini bergerak di bidang tanaman pangan dan hortikultura dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang dikelola menjadi apotek hidup. Selain itu dikelola juga menjadi warung hidup sekaligus sebagai tabungan keluarga dan penambah keindahan lingkungan (estetika).


Bangun Sektor Pangan RI, KPK Lontarkan Saran Mumpuni

Keberadaan KWT ini terbukti telah mampu menularkan motivasi dan inovasi kepada masyarakat sekitar. Jumlah anggota kelompok yang semula hanya 20 orang sekarang telah berkembang menjadi 140 kk ( 3 rt) dengan ragam komoditas yang dikembangkan antara lain cabai rawit, sayur-sayuran seperti bayam, kangkung, kol, terong dan seledri). Selain itu KWT ini juga melakukan ternak ayam kalkun, ayam kampung dan ternak kambing yang kotorannya diolah menjadi pupuk kandang dan biogas.

Gardjita Budi menambahkan upaya ini merupakan contoh keberhasilan kemandirian pangan di tingkat rumah tangga dan ini akan menjadi contoh bagi yang lainnya. Pasalnya dengan bantuan stimulan di tahun pertama, kelompok dapat mengembangkan usahanya sehingga mampu memenuhi kebutuhan rumah tangganya dan kelebihan/surplus produksinya dapat dijual untuk menambah penghasilan rumah tangganya, sehingga di tahun kedua dan seterusnya kelompok bisa mandiri dan berkembang.

Untuk tahun 2017, Kementerian Pertanian akan membangun sekitar 1.700 KRPL di seluruh wilayah Indonesia dengan bantuan stimulus untuk pengembangan komoditas yang menyentuh masyarakat seperti cabai, bawang, dan DOC ayam petelur.

"Tentunya dengan memperhatikan spesifik lokasi dan kearifan lokal," pungkas Gardjita Budi.

Importir Pangan yang 'Nakal' Segera Dicabut Izinnya

Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan
×
×