logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Saat Jabat Gubernur, Ahok Ngaku Belum Bisa Kendalikan Harga Cabai dan Bawang

Ahok menyebut, pihaknya baru mampu memfokuskan pada pengendalian harga beras dan daging sapi

11 Januari 2017 11:18 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Meski telah berhasil mengendalikan harga beras dan daging sapi, Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengaku saat memimpin DKI Jakarta dirinya belum bisa mengendalikan harga cabai dan bawang di tingkat pasar.

Pedagang Alami Kerugian Akibat Pasokan Cabai Terus Menipis

Seperti yang dirasakan masyarakat belakangan ini, harga cabai dan bawang sempat melonjak tajam, harga cabai per kilogramnya pernah menyentuh harga Rp 250 ribu.

Sementara itu, bersama wakilnya Djarot Syaiful Hidayat, Ahok menyebut, pihaknya baru mampu memfokuskan pada pengendalian harga beras dan daging sapi.


Atasi Lonjakan Harga Cabai, Tambah Pasokan Masih Jadi Andalan

Saat ini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Food Station Tjipinang Jaya dan PD Dharma Jaya, telah diinstruksikan Ahok untuk menjadi penguasa pasar termasuk dua komoditas yang riskan mengalami lonjakan sewaktu-waktu.

Sementara stabilitas harga cabai dan bawang masih akan terus diupayakan. Terlebih bila dirinya kembali menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"BUMD kita semua berfungsi dengan baik. Harga daging sapi udah oke. Kita hanya belum beres di cabai. Di bawang juga," ujar Ahok, Rabu (11/1), ketika berbicara kepada para pendukungnya, di Rumah Lembang, Jakarta Pusat.

Ahok pun berjanji, bila terpilih kembali dirinya dan Djarot akan memperbaiki masalah yang masih belum terselesaikan tersebut. Bahkan, sebelum melakukan cuti kampanye, Ahok-Djarot telah membangun konsep pusat perkulakan di Pulo Gebang dan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Melalui mekanisme pusat perkulakan tersebut, Ahok menjanjikan harga jual akan lebih murah lantaran barang yang dipasok langsung berasal dari distributor. Sehingga tidak perlu melalui rantai pedagang dari tangan ke tangan.

Program ini membuat warga tak mampu yang memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan warga bergaji Upah Minimum Provinsi (UMP) yang masuk ke rekening Bank DKI, akan dapat membeli bahan pangan dengan harga terjangkau.

"Orang tidak mampu bisa beli dengan harga pabrik, harga distributor. Makanya saya minta bapak dan ibu (pendukung) tetap semangat dan percaya Basuki dan Djarot ini oke. Diperpanjang kontraknya," pungkas Ahok.

Harga Cabai Melonjak, Ada Permainan Kartel?

Penulis : Citra Fitri Mardiana, Christophorus Aji Saputro
×
×