logo

HARGA KOMODITAS 30 Maret 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.354
    34
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    24.496
    226
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.546
    162
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.819
    8
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.646
    393
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.875
    19
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.974
    474
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.820
    483
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    29.273
    109
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.791
    239
  • Cabai
    Cabai
    28.676
    6.841
  • Bawang
    Bawang
    35.742
    2.426
  • Susu
    Susu
    10.418
    6
  • Jagung
    Jagung
    7.063
    58
  • Ikan
    Ikan
    74.379
    358
  • Garam
    Garam
    5.914
    116




Ketua ARLI : Komunikasi Antara Industri dan Petani Rumput Laut Harus Lebih Efektif

Pemerintah diminta untuk serius perhatikan petani rumput laut

11 Januari 2017 09:59 WIB

Ilustrasi petani rumput laut.
Ilustrasi petani rumput laut. Istimewa


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI), SafariAzis menyebut petani rumput laut perlu perhatian serius dari pemerintah. Safari berharap kebijakan pemerintah mengenai pengembangan rumput laut sebaiknya memperhatikan kemaslahatan petani rumput laut serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelaku usaha rumput laut.

Presiden Minta Petani Fokus Garap Tanaman Pangan Unggulan

“Dukungan penguatan daya saing pelaku usaha rumput laut dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan yang mengacu pada roadmap yang sedang disusun bersama, yang mengacu pada asas kolaboratif dan partisipatif,” ucap Safari Azis dalam acara forum group discussion (FGD) di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Menurut Safari Azis, komunikasi antara industri dan petani harus lebih diefektifkan agar tercipta komunikasi yang baik dan inklusif.


Menteri Pertanian Curhat Masalah Bahan Pangan

Selain itu, petani juga perlu diberikan insentif berupa bibit unggul, kebutuhan produksi, bahan penolong, teknologi pengolahan terkini, sistem logistik, jaringan pasar, dan pembiayaan.

Lanjutkan Membaca...

Penulis : Sukma Fadhil Pratama
Tag:

Komentar

    ×
    ×