logo

HARGA KOMODITAS 26 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.319
    69
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.172
    902
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.585
    123
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.606
    205
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.465
    574
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.813
    43
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.938
    438
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.746
    557
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.166
    784
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.735
    295
  • Cabai
    Cabai
    30.149
    5.368
  • Bawang
    Bawang
    32.964
    5.204
  • Susu
    Susu
    10.379
    45
  • Jagung
    Jagung
    7.079
    74
  • Ikan
    Ikan
    74.157
    136
  • Garam
    Garam
    5.904
    106




Super Nova, Varietas Baru Jeruk Non Biji Unggulan

Super Nova adalah salah satu jenis jeruk mandarin, tapi butuh waktu hingga 50 tahun untuk bisa mendapatkan buah ini

11 Januari 2017 12:00 WIB

Jeruk super nova ini terbilang cukup menarik karena tidak berbiji, manis dan asam, beraroma, dan berwarna oranye gelap.
Jeruk super nova ini terbilang cukup menarik karena tidak berbiji, manis dan asam, beraroma, dan berwarna oranye gelap. iStock

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Laiknya dunia fashion, komoditas agribisnis pun tiap harinya selalu 'dimeriahkan' dengan varietas-varietas baru.

Jurus Sukses Tanam Jeruk Karo

Selain jeruk clementine, mandarin, dan satsuma, kini, muncul lagi varian buah keluarga citrus baru yang dinamakan Super Nova. Buah jeruk ini cukup menarik karena tidak berbiji, manis dan asam, beraroma, dan berwarna oranye gelap.

Sebenarnya, Super Nova adalah salah satu jenis jeruk mandarin, tapi butuh waktu hingga 50 tahun untuk bisa mendapatkan buah ini.


Rasanya Lebih Manis, Jeruk Muria Asal Sragen Segera Dipatenkan

Pada tahun 1966, seperti diwartakan The Independent, petani citrus dari Orlando, Amerika Serikat, bernama Jack Hearn menciptakan buah dari persilangan dua varietas mandarin, Lee dan Nova.

Dia ingin mempelajari lebih dalam bagaimana mereka menebarkan serbuk sari, dan salah satu hibrida yang dia ciptakan ternyata cukup berharga karena tidak memiliki biji.

Sayangnya, karena beberapa alasan pohon itu tidak berbuah.

"Dalam 34 tahun, saya melihatnya menghasilkan panen hanya sekali," kata Randall Diggers, seorang peneliti dari Departemen Pertanian Amerika Serikat.

Lalu, 22 tahun kemudian, yakni di tahun 1988, mandarin yang diproduksi di California berkembang dan banyak petani yang menanam buah hibrida ini.

Nah baru sekarang ini pohon-pohon tersebut menghasilkan panen pertama mereka yang layak.

Setelah disetujui bahwa buah ini harus diberi nama formal, Robert LoBue, manajer umum Lobue Citrus, kemudian memberikan nama Super Nova. 

"Nama ini terinspirasi oleh warna oranye yang terang dan rasanya yang enak," tutur Randall dalam LA Times beberapa waktu lalu.

Nah, bagi Anda yang penasaran mencoba, tampaknya harus bersabar karena hingga saat ini, buah jenis baru tersebut hanya beredar di pasar Amerika Serikat.

Jurus Sukses Tanam Jeruk Asal Australia, Frimong

Penulis : Riana
×
×