logo


Jokowi Tegaskan Pemanfaatan SDA Adalah untuk Kepentingan Rakyat

Presiden Joko Widodo menegaskan kepada jajarannya untuk mengutamakan kemakmuran rakyat dalam mengelola sumber daya alam yang terkandung di dalam bumi Indonesia.

10 Januari 2017 20:32 WIB

Ilustrasi, explorasi minyak.
Ilustrasi, explorasi minyak. shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menegaskan kepada jajarannya untuk mengutamakan kemakmuran rakyat dalam mengelola sumber daya alam yang terkandung di dalam bumi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas dengan sejumlah Menteri Kabinet Kerja pada Selasa, 10 Januari 2017, di Kantor Presiden Jakarta.

Nih Kado Spesial Jokowi untuk Pertamina yang Ulang Tahun ke-60

"Prinsip yang harus dipegang adalah bahwa sumber daya alam harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, itu yang prinsip di situ," ujar Presiden Joko Widodo.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga menekankan pentingnya kemanfaatan keberlanjutan dan aspek lingkungan hidup. Kepentingan nasional juga harus diperhitungkan dalam mengelola sumber daya mineral dan batu bara. Sebab, sebagaimana diketahui bersama, sumber daya mineral dan batu bara tersebut merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui dan diperkirakan akan habis dalam beberapa puluh tahun mendatang.


Pertamina Tingkatkan Porsi Energi Baru dan Terbarukan

"Saya ingin menekankan bahwa pemanfaatan sumber daya alam, baik mineral, batu bara, harus betul-betul dihitung, dikalkulasi dengan cermat," imbuhnya.

Sejumlah menteri dan jajaran lainnya hadir dalam rapat terbatas tersebut. Tampak dari sekian banyak yang hadir tersebut di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong.

Pemenuhan Kebutuhan EBT: Tantangan yang Harus Bisa Dijawab

Penulis : Syukron Fadillah