logo

HARGA KOMODITAS 30 Maret 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.354
    34
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    24.496
    226
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.546
    162
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.819
    8
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.646
    393
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.875
    19
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.974
    474
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.820
    483
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    29.273
    109
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.791
    239
  • Cabai
    Cabai
    28.676
    6.841
  • Bawang
    Bawang
    35.742
    2.426
  • Susu
    Susu
    10.418
    6
  • Jagung
    Jagung
    7.063
    58
  • Ikan
    Ikan
    74.379
    358
  • Garam
    Garam
    5.914
    116




Pengamat: Pemerintah Perlu Langkah Cepat Atasi Lonjakan Harga Cabai

Naiknya harga cabai pada saat ini lebih dikarenakan turunnya produksi hasil cabai yang kemudian berdampak pada harga di pasar.

10 Januari 2017 13:47 WIB

Cabai Merah.
Cabai Merah. Jitunews/Rezaldy


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Pertanian Khudori mengatakan bahwa pemerintah perlu mengambil langkah cepat guna mengatasi terus melonjakan harga cabai dan harga hasil pangan lainnya. Pasalnya naiknya harga cabai tersebut di pasar dikarenakan menurunnya pasokan ke pasar.

Harga Cabai Terus Melambung, Inilah Penyebab Versi Pedagang

“Pemerintah harus mengambil langkah cepat untuk bisa mengatasi tingginya harga komoditas pangan saat ini, khususnya harga cabai yang saat ini terus meninggi,” kata Khudori saat dihubungi Jitunews.com, Selasa (10/1).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa naiknya harga cabai pada saat ini lebih dikarenakan turunnya produksi hasil cabai yang kemudian berdampak pada harga di pasar. Ia menjelaskan bahwa di beberapa daerah sentra tanaman cabai, para petani mengalami kerugian yang cukup besar karena mengalami gagal panen.


Pedagang Alami Kerugian Akibat Pasokan Cabai Terus Menipis

“Para petani saat ini mengalami kerugian hingga jutaan rupiah, karena gagal panen,” imbuhnya.

Lanjutkan Membaca...

Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan
Tag:

Komentar

    ×
    ×