logo

HARGA KOMODITAS 26 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.319
    69
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.172
    902
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.585
    123
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.606
    205
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.465
    574
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.813
    43
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.938
    438
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.746
    557
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.166
    784
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.735
    295
  • Cabai
    Cabai
    30.149
    5.368
  • Bawang
    Bawang
    32.964
    5.204
  • Susu
    Susu
    10.379
    45
  • Jagung
    Jagung
    7.079
    74
  • Ikan
    Ikan
    74.157
    136
  • Garam
    Garam
    5.904
    106




Pemerintah Impor Daging, DPR Imbau Petani Kembangkan Potensi yang Belum Dijamah

Firman Soebagyo meminta petani atau peternak di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Pati, Jawa Tengah untuk mengembangkan potensi yang belum dijamah

10 Januari 2017 11:39 WIB

Firman Soebagyo.
Firman Soebagyo. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo meminta petani atau peternak di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Pati, Jawa Tengah untuk mengembangkan potensi yang belum dijamah guna menopang kebutuhan daging dalam negeri.

Dirjen PKH Sambut Baik Kerjasama Pengembangan Inovasi di Sektor Peternakan

Hal ini menyusul kondisi sektor peternakan Indonesia yang terus diuji dengan adanya kebijakan dari pemerintah membolehkan melakukan impor daging dari luar negeri.

"Dunia peternakan kita bisa menjadi salah satu penopang ekonomi rakyat, selain pertanian dan perikanan, jika kita (DPR-Rakyat, red) bersama pemerintah serius menangani persoalan ini. Dan kita tidak melakukan impor lagi," ujar Firman melalui siaran pers yang diterima Jitunews.com, Selasa (10/1).


Pemerintah Upayakan Keseimbangan Usaha Antara Integrator dan Peternakan Rakyat

Firman mengaku, dalam mendorong pengembangan peternakan di Pati, dirinya terus memantau perkembangan hasil penyaluran bantuan pemerintah berupa 13 ekor ternak sapi pada Kelompok Tani Mekar Sari, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah beberapa tahun lalu.

“Kami tetap memantau kemajuan peternakan yang sudah disalurkan itu. Ya sebagai upaya kita untuk mengetahui progress atau kemajuan dari program yang diberikan pemerintah kepada masyarakat itu," tuturnya.

Pelaku Usaha Peternakan Unggas Merasa Didiskriminasi oleh KPPU

Selanjutnya >
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan
×
×