logo





Harga Cabai Melonjak, Ada Permainan Kartel?

KPPU masih terus berusaha mencari akar terdalam dari melonjaknya salah satu komoditas pangan tersebut

9 Januari 2017 13:43 WIB

Cabai merah.
Cabai merah. JITUNEWS/Rezaldy


JAKARTA, JITUNEWS.COM- Apakah kenaikan harga cabai saat ini merupakan ulah kartel yang memainkan harga? Terkait dengan pertanyaan itu, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Syarkawi Rauf, angkat bicara.

Atasi Lonjakan Harga Cabai, Tambah Pasokan Masih Jadi Andalan

Menurut Syarkawi, sampai saat ini pihaknya masih belum menemukan adanya permainan kartel di balik naiknya harga cabai di tingkat pasar.

“Yang terjadi dari kesimpulan sementara seperti yang kami lihat di pasar, kenaikan harga ini lebih disebabkan kurangnya pasokan cabai ke pasar,” ungkap Syarkawi, saat dihubungi Jitunews.com, Senin (9/1).

Kendati demikian, lanjut Syarkawi, timnya masih terus berusaha mencari akar terdalam dari melonjaknya salah satu komoditas pangan tersebut, selain karena minimnya pasokan.

“Kita akan terus pantau di lapangan, sebenarnya apa yang terjadi di pasar? Apakah murni karena kurangnya pasokan atau ada permainan kartel di sana?” tambah Syarkawi.

Di sisi lain, panjangnya rantai distribusi pasokan hasil pangan masih menjadi salah satu penyebabnya melonjaknya harga. Setidaknya, ada sekitar enam sampai tujuh titik yang harus dilewati baru kemudian hasil pangan tersebut sampai ke pasar.

Untuk di tingkat pasar, fokus pemantauan KPPU meliputi titik pendistribusian dari pasar induk hingga ke pasar tradisional. Dalam setiap proses penyaluran bahan pangan di pasar selalu dimulai dari pasar induk yang didominasi oleh para bandar besar, baru kemudian disalurkan ke agen-agen dan kemudian baru ke retailer yang ada.

“Dari bandar sampai ke retailer saja memiliki margin yang sangat besar pada soal harga,” terang Syarkawi.

Terkait dengan proses pendistribusian tersebut, yang dilihat KPPU adalah apakah ada semacam kesepakatan harga di tingkat bandar yang ada di masing-masing pasar induk untuk menjual cabai dengan harga yang sudah disepakati, atau tidak. “Kalau nanti itu (kesepakatan harga) yang terjadi, maka akan kita proses. Karena itu merupakan bagian dari upaya kartel,” pungkas Syarkawi.


Pedagang Alami Kerugian Akibat Pasokan Cabai Terus Menipis

Harga Cabai Terus Melambung, Inilah Penyebab Versi Pedagang


Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro
Tag:

Komentar