logo





Atasi Lonjakan Harga Cabai, Tambah Pasokan Masih Jadi Andalan

"Sekarang kan masih musim hujan, kalau proses pengangkutannya lama, cabai akan cepat busuk di jalan. Makanya kita upayakan agar prosesnya bisa cepat sampai ke pasar"

9 Januari 2017 12:32 WIB

Penjual cabai.
Penjual cabai. JITUNEWS/Johdan A.A.P


JAKARTA, JITUNEWS.COM- Langkah koordinasi dan kerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk menambah pasokan cabai ke pasar-pasar, menjadi salah satu cara Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, untuk mengatasi lonjakan harga cabai yang kian menggila.

Pedagang Alami Kerugian Akibat Pasokan Cabai Terus Menipis

“Kita akan lakukan koordinasi bersama dengan pihak Kementerian Pertanian. Hal ini untuk bisa menambah pasokkan cabai ke pasar-pasar yang ada,” ujar Enggar, Senin (9/1), di Jakarta.

Adapun realisasi penambahan pasokan tersebut, jelas Enggar, mulai dari proses pemetikan di lahan tanam hingga proses pengangkutan cabai ke pasar yang akan dipercepat demi menghindari busuknya cabai selama perjalanan.

“Sekarang kan masih musim hujan, kalau proses pengangkutannya lama, cabai akan cepat busuk di jalan. Makanya kita upayakan agar prosesnya bisa cepat sampai ke pasar,” terang Enggar.

Menurut Enggar, naiknya harga cabai pada saat ini bukan karena produksi cabai tidak ada, melainkan lebih disebabkan iklim yang tidak menentu sehingga para petani enggan untuk memetik cabai mereka karena takut busuk.

“Jadi cabai kita sebenarnya masih banyak di sentra-sentra tanaman cabai, tapi karena curah hujan pada saat ini masih cukup tinggi, para petani enggan petik cabai. Ya itu tadi, karena takut busuk,” kata Enggar. Ia yakin, dengan adanya upaya penambahan pasokan cabai ke pasar, maka harga cabai bakal segera turun.

Harga Cabai Kian Pedas, APPSINDO: Tanda Pemerintah Gagal Produksi Cabai


Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro
Tag:

Komentar