logo


Pedagang Alami Kerugian Akibat Pasokan Cabai Terus Menipis

Anto berharap agar pemerintah bisa cepat mengatasi masalah lonjakan harga caba.

8 Januari 2017 15:33 WIB

Cabai merah.
Cabai merah. JITUNEWS/Rezaldy


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Naiknya harga cabai pada saat ini diakui pedagang merupakan dampak dari terus berkurangnya pasokan cabai ke pasar. Menurut Anto (30) salah seorang pedagang cabai di pasar Serdang Kemayoran, berkurangnya pasokan cabai ke pasar dimulai pada awal bulan Desember 2016 yang lalu dan terus terjadi hingga awal tahun 2017.

Seiring dengan terus berkurangnya pasokan ke pasar, kisaran harga cabai di pasar juga secara bertahap terus mengalami kenaikan harga. Menurutnya pada awal bulan desember 2016 yang lalu kenaikan harga cabai terjadi secara bertahap.

Ini Jawaban Susi Terkait Adanya Isu Penguasaan Pulau Terluar oleh Asing

"Di awal bulan desember yang lalu kenaikannya hingga Rp 50.000 per kg, lalu merangkak naik ke Rp 80.000 per kg dan sekarang sudah berada di kisaran Rp 100.000 per kg," demikian kata Anto di Jakarta, Minggu (8/1).

Dengan terus melonjaknya harga cabai tersebut, memberi dampak yang cukup buruk bagi para pedagang, dimana naiknya harga cabai membuat minat para pembeli terus menurun sangat drastis.


BPS: Kenaikan Inflasi Akan Terjadi Sepanjang Januari Karena Lonjakan Harga Pangan

"Penurunan jumlah pembeli bisa mencapai 50 persen mas, dampaknya omset kami juga terus menurun dan sebagian besar cabai yang dijual menjadi busuk dan dibuang," demikian katanya.

Anto berharap agar pemerintah bisa cepat mengatasi masalah lonjakan harga cabai tersebut, sehingga usaha mereka bisa terus berlanjut.

350 Kg Cabai Murah Ludes Diserbu Warga dalam Hitungan Jam


Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah
Tag:

Komentar

    ×
    ×