logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Sebelum Dibogem Hingga Babak Belur, Widodo Sempat Diteriaki Haram

Polisi berhasil mengantongi dua nama yang berinisial I dan F diduga sebagai pelaku pengeroyokan.

8 Januari 2017 04:30 WIB

Ahok menjenguk Widodo, kader PDIP korban pengeroyokan
Ahok menjenguk Widodo, kader PDIP korban pengeroyokan detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebelum babak belur, Wakil Ketua Ranting PDIP Jelambar, Widodo sempat diteriaki haram oleh sejumlah kelompok yang diduga anggota dari Front Pembela Islam (FPI).

Anggota FPI dan Kader PDIP Berkelahi, Novel FPI: Musuh Lagi Cari Salah FPI

Adalah Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie yang menceritakan peneriakan 'haram-haran' tersebut.

Sebelumnya, sebut Kombes Roycke, pelaku menyematkan status haram kepada Widodo yang tengah berada di sebuah warung di depan rumahnya. Lebih tepatnya, status haram itu ditujukan kepada salah satu kandidat dari pasangan urut nomor dua.


Adu Jotos di Grogol, Novel FPI Bantah Anggotanya Disebut Mengeroyok Kader PDIP

Saat dilempari status haram, Widodo sebelumnya sempat mencoba mengklarifikasi. Ia menanyakan kepada para peneriak haram tersebut, apanya yang haram?

Pelaku pun sempat terdiam atas pertanyaan Widodo tersebut. Tapi, aksi pemukulan alias pengeroyokan justru dipilih.

"Pelaku berteriak haram terhadap salah satu paslon. Korban sampaikan yang haram itu apa? Dan tiba-tiba pelaku mendatangi rumah, langsung disamperin sama pelaku," demikian keterangan yang disampaikan Roycke di RS Royal Trauma, Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (7/1).

Sadar bahwa ada pelanggaran pidana, pihak Roycke pun langsung melancarkan penggalian kejadian dengan mendalami keterangan dari para saksi dan korban. Hasilnya polisi berhasil mengantongi dua nama yang berinisial I dan F.

Keduanya kini tengah dikejar oleh pihak polisi untuk dimintai pertanggungjawaban atas aksi pengeroyokan terhadap Widodo.

"Dua orang dengan inisial I dan F sudah diidentifikasi. Tapi keduanya kabur, sekarang sedang kami kejar. Namanya orang setelah berbuat seperti itu pasti akan kami kejar," ucap Roycke.

Polisi Terus Buru Pelaku Pengeroyokan Kader PDIP

Penulis : Syukron Fadillah
×
×