logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Heran Biaya STNK Naik, Wasekjen MUI: Usulan Iblis dari Neraka Kah?

Rasa heran itu ditunjukkan Zulkarnain lantaran pihak pemerintah tidak tahu kenaikan tersebut usulan dari siapa

6 Januari 2017 05:30 WIB

Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain.
Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain, merasa heran dengan naiknya biaya pembuatan STNK yang naik hingga 300 persen. Hal itu terlihat dari kicauan Zukarnain di akun twitter-nya.

Mulai Hari Ini, Polri Gelar Razia Lalu Lintas Besar-besaran

Rasa heran itu ditunjukkan Zulkarnain lantaran pihak pemerintah tidak tahu kenaikan tersebut usulan dari siapa.

"Kenaikan Biaya STNK Sampai 300% Bukan Usulan Siapa2. Jadi Usulan Iblis dari Neraka Kah? Baru Zaman Ini Mengalami Hal Spt Ini. Oh Tuhanku." kicau Zulkarnain (‏@UstadTengku).


Wajarkah Tarif Pembuatan STNK dan BPKB Naik? Ini Komentar Sri Mulyani

Zulkarnain kemudian menyoroti sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang malah mempertanyakan kenaikan itu. Sebab menurutnya, pejabat berwenanglah yang seharusnya memberi laporan kepada presiden.

"Kami Ingin Tahu Saja yg Menaikkan 300 persen Siapa? Semestinya Tdk Sampai Presiden Menanyakan. Pejabat Berwenang Lapor Dulu Ke Presiden..." tweet Zulkarnain lagi.

Meski begitu, Zulkarnain meminta masyarakat Indonesia untuk tidak panik dengan beberapa kenaikan harga yang saat ini terjadi di dalam negeri.

"Diharapkan Rakyat Indonesia TIDAK PANIK. Setelah Beras, Telor, Gas, Listrik, STNK, Cabe dll, NAIK, Akan Dikeluarkan KARTU INDONESIA SABAR." tulis Zulkarnain.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo mempertanyakan kenaikkan signifikan pada tarif penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) yang mulai berlaku 6 januari mendatang.

Sebab menurut Jokowi, kenaikan tarif hingga tiga kali lipat dianggap membebani masyarakat. "Tadi sebenarnya Presiden mengingatkan waktu di Bogor, kalau tarif PNBP untuk pelayanan masyarakat janganlah naik tinggi-tinggi," ujar Darmin, di Bogor.

Sementara itu, menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani, kenaikan tarif ini bukanlah usulan langsung dari Kementerian Keuangan. Keputusan tersebut merupakan hasil pertimbangan dari usulan yang diajukan oleh Polri.

Lantas, bagaimana tanggapan Polri?

Diungkapkan Kaplori Jenderal Pol Tito Karnavian, kenaikan tarif pengurusan STNK hingga BPKB sudah dibahas lintas lembaga. Sehingga, keputusan kenaikan tarif ini tidak dilakukan secara sepihak oleh Polri.

"Sudah dibicarakan cukup panjang dengan komisi III DPR dan Banggar (Badan Anggaran DPR). Usulan itu banyak juga yang dari Banggar," kata Tito, Kamis (5/12), di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

 

Awal 2017 Biaya STNK Melonjak Naik, Inilah Sebabnya

Penulis : Christophorus Aji Saputro
×
×