logo

HARGA KOMODITAS 24 Maret 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.334
    54
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    24.236
    34
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.584
    124
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.815
    4
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.779
    260
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.785
    71
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    11.010
    510
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.604
    699
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    29.316
    66
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.776
    254
  • Cabai
    Cabai
    30.917
    4.6
  • Bawang
    Bawang
    36.669
    1.499
  • Susu
    Susu
    10.423
    1
  • Jagung
    Jagung
    7.077
    72
  • Ikan
    Ikan
    74.233
    212
  • Garam
    Garam
    5.889
    91




PDIP Harap Kenaikan Tarif Pengurusan STNK dan BPKB Dibatalkan

Eva Sundari berharap rencana kenaikan tarif tersebut untuk dibatalkan karena dampak yang dihasilkan akan memberatkan rakyat.

5 Januari 2017 19:21 WIB

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Eva Sundari.
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Eva Sundari. Istimewa


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dipastikan tarifnya naik tiga kali lipat dari tarif sebelumnya mulai tanggal 6 Januari 2017.

Ahok Tegaskan 550 Bus Trans Jakarta Tinggal Tunggu STNK

Menjawab persoalan tersebut, Politisi PDI Perjuangan, Eva Sundari berharap rencana kenaikan tarif tersebut untuk dibatalkan karena dampak yang dihasilkan akan memberatkan rakyat.

"Ini kurang taktis dan tidak responsif ke kesulitan rakyat. Ada Baiknya kenaikan tarif pengurusan STNK dibatalkan karena dampaknya memberatkan rakyat dan tidak produktif apalagi ternyata BBM juga naik," ujarnya di Jakarta, Kamis (5/1).


Presiden Jokowi Minta Pelayanan STNK Dipermudah

Menurutnya, kenaikan tarif pengurusan STNK menyusul kenaikan tarif listrik dan BBM menunjukkan adanya permasalahan kordinasi dipemerintahan, oleh karenanya Menteri Keuangan harus menjadi poros kordinasi agar dampak yang akan terjadi dapat diketahui.

Lanjutkan Membaca...

Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan
Tag:

Komentar