logo

HARGA KOMODITAS 24 Maret 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.334
    54
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    24.236
    34
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.584
    124
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.815
    4
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.779
    260
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.785
    71
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    11.010
    510
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.604
    699
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    29.316
    66
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.776
    254
  • Cabai
    Cabai
    30.917
    4.6
  • Bawang
    Bawang
    36.669
    1.499
  • Susu
    Susu
    10.423
    1
  • Jagung
    Jagung
    7.077
    72
  • Ikan
    Ikan
    74.233
    212
  • Garam
    Garam
    5.889
    91




Berkat Ikan Hias, Pemuda Biasa Ini Berubah Jadi Eksportir Sukses

Saat ini, omzet yang Ai raup bisa mencapai Rp 200 juta/bulan

5 Januari 2017 16:26 WIB

Ilustrasi ikan hias.
Ilustrasi ikan hias. Istimewa


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Walaupun masih berusia muda namun Chivalry Ai Pranoto telah menjadi salah satu eksportir ikan hias yang sukses. Merunut sejarahnya, pria yang akrab disapa Ai ini mengaku sudah mengenal ikan hias sejak berusia 11 tahun. Saat itu, usaha ayahnya yang bergerak di bidang pakan ternak terkena imbas krisis ekonomi pada tahun 1997–1998. 

Wuih, Komedian Terkenal Ini Ternyata Punya Bisnis Ikan Hias!

“Agar dapat memenuhi kebutuhan hidup, ayah mencoba peruntungannya dengan menggeluti usaha ikan hias,” cerita Ai. 

Usaha tersebut dipilih ayahnya karena tidak membutuhkan modal besar dan pasarnya bisa sampai luar negeri. Usaha ikan hias yang dikelola ayahnya bisa berkembang dan mampu melewati krisis ekonomi.


Yuk! Tengok Bisnis Ikan Hias Omset Ratusan Juta

Ketika krisis mulai berakhir dan perekonomian beranjak stabil, tahun 2006 ayahnya kembali melakoni usaha pakan ternak yang mengakibatkan usaha ikan hias menjadi terbengkalai dan ditutup. Ai yang pada saat itu masih berstatus mahasiswa jurusan Agribisnis IPB mengamati usaha ikan hias berprospek cerah dan pasarnya khususnya luar negeri masih terbuka lebar karena baru sekitar 40% ikan hias yang diekspor ke luar negeri. Ai pun berkeinginan untuk menjalankan kembali usaha ikan hias yang dilakukan ayahnya. Bermodalkan ilmu dari sang ayah dan pelajaran mata kuliah yang ia peroleh di kampusnya, Ai memberanikan memulai usaha ikan hias. Usaha yang digelutinya dilakukan berdasarkan pesanan. 

Lanjutkan Membaca...

Penulis : Riana
Tag:

Komentar