logo


Berkat Ikan Hias, Pemuda Biasa Ini Berubah Jadi Eksportir Sukses

Saat ini, omzet yang Ai raup bisa mencapai Rp 200 juta/bulan

5 Januari 2017 16:26 WIB

Ilustrasi ikan hias.
Ilustrasi ikan hias. Istimewa


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Walaupun masih berusia muda namun Chivalry Ai Pranoto telah menjadi salah satu eksportir ikan hias yang sukses. Merunut sejarahnya, pria yang akrab disapa Ai ini mengaku sudah mengenal ikan hias sejak berusia 11 tahun. Saat itu, usaha ayahnya yang bergerak di bidang pakan ternak terkena imbas krisis ekonomi pada tahun 1997–1998. 

Budidaya Ikan Hias Air Laut Skala Rumah Tangga, Wujud Kemandirian Bangsa

“Agar dapat memenuhi kebutuhan hidup, ayah mencoba peruntungannya dengan menggeluti usaha ikan hias,” cerita Ai. 

Usaha tersebut dipilih ayahnya karena tidak membutuhkan modal besar dan pasarnya bisa sampai luar negeri. Usaha ikan hias yang dikelola ayahnya bisa berkembang dan mampu melewati krisis ekonomi.


KKP Tingkatkan Pengembangan Ikan Hias Asli Indonesia

Ketika krisis mulai berakhir dan perekonomian beranjak stabil, tahun 2006 ayahnya kembali melakoni usaha pakan ternak yang mengakibatkan usaha ikan hias menjadi terbengkalai dan ditutup. Ai yang pada saat itu masih berstatus mahasiswa jurusan Agribisnis IPB mengamati usaha ikan hias berprospek cerah dan pasarnya khususnya luar negeri masih terbuka lebar karena baru sekitar 40% ikan hias yang diekspor ke luar negeri. Ai pun berkeinginan untuk menjalankan kembali usaha ikan hias yang dilakukan ayahnya. Bermodalkan ilmu dari sang ayah dan pelajaran mata kuliah yang ia peroleh di kampusnya, Ai memberanikan memulai usaha ikan hias. Usaha yang digelutinya dilakukan berdasarkan pesanan. 

“Saat ada pesanan, saya baru akan mencari ikan hias yang diinginkan pembeli,” kata Ai, seperti dikutip dari tabloidwirausaha.

Ai mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan ikan hias pesanan. Untuk memenuhi pesanan, Ai membelinya dari pembudi daya ikan hias di sekitar Jabodetabek. 

Dalam menjalankan usaha ikan hias ini, Ai tidak tanggung-tanggung karena ia langsung membidik pasar luar negeri sebagai target penjualan ikan hiasnya. Untuk bisa mendapatkan pasar ikan hias luar negeri, Ai mencarinya melalui media internet dan ia kerap menyambangi situs-situs eksportir ikan hias khususnya negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, Malaysia dan lain-lain. 

Dan, kerja keras Ai menawarkan ikan hias Indonesia kepada negara lain membuahkan hasil dan mendapatkan respon dari perusahaan ikan hias asal Thailand. Tak hanya itu, di awal 2011 lalu Ai berhasil menjalin bekerja sama dengan perusahaan ikan hias yang sudah memiliki nama dan bisa dibilang terbesar di Singapura yaitu Qian Hu Corporation Limited. Menurut Ai, jenis ikan hias yang disukai oleh pasar luar negeri antara lain neon tetra, black ghost dan lain-lain. 

Saat ini, omzet yang Ai raup bisa mencapai Rp 200 juta/bulan. Dalam menjalankan usahanya ini, Ai berprinsip untuk selalu memberikan yang terbaik kepada konsumen dan tentunya kepercayaan juga merupakan nilai yang paling penting dalam menjalankan sebuah usaha.

Penjual Ikan Komet: Bisnis Budidaya Ikan Hias Ini Tidak Ada Ruginya!


Penulis : Riana
Tag:

Komentar

    ×
    ×