logo





Ada Sarang Burung Walet Asal Indonesia yang Ilegal di China, Kementan: Ini Tidak Fair

Adanya masalah tersebut sangat berdampak buruk pada para pelaku eksportir Indonesia yang sudah menerapkan standar sarang burung walet yang baik

5 Januari 2017 13:50 WIB

Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan, Banun Harpini
Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan, Banun Harpini Istimewa


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Banun Harpini, menyayangkan banyaknya sarang burung walet ilegal Indonesia yang masuk ke China. Pasalnya, masuknya sarang burung walet ilegal tersebut memberi dampak yang sangat besar ke harga sarang burung walet yang berstandar baik asal indonesia.

Bisnis Kerodong Burung: Modal Utamanya Mengerti Karakter Burung

“Sampai saat ini pemerintah China masih membolehkan masuknya sarang burung walet yang ilegal yang juga asalnya dari Indonesia, yang standarnya jauh di bawah dari harga standar yang sudah kita tandatangani protokolnya. Adanya masalah tersebut sangat berdampak buruk pada para pelaku eksportir kita yang sudah menerapkan standar sarang burung walet yang baik. Dan harganya bisa ketarik ke bawah karena haga sarang burung walet ilegal lebih murah,” kata Banun di Jakarta, Kamis (5/1).

Banun menegaskan bahwa harga sarang burung walet ilegal yang diterima China sangat rendah, bisa separuh dari harga yang sudah ditetapkan dan ditandatangani protokolnya.


Sangkar Burung Acrylic, Peluang Bisnis Baru Berbasis Hobi

“Katakan saja kalau kita menjual dengan harga yang standar per kilonya 50.000/kg, kalau sarang burung walet ilegal ini bisa separuhnya,”ujar Banun.

Lantas, Banun pun menegaskan bahwa masalah ini masih menjadi bahan diskusi di kedua negara. Ia pun telah meminta keterangan dan jawaban dari pihak China terkait bagaimana barang ilegal tersebut bisa masuk ke negaranya.

“Ini kan barang ilegal dan kualitasnya ada di bawah standar yang sudah disepakati bersama,”ujarnya.

Menurutnya, dalam hal ini China tidak fair dengan pemerintah Indonesia yang membiarkan barang ilegal masuk ke negaranya dan menekan harga sarang burung walet asal indonesia yang berstandar baik.

“Kita sudah membahas ini dalam komisi SPS di WTO, kita sudah pertanyakan hal tersebut. Pada saat itu mereka berjanji akan melakukan pengecekan dan penyisiran setiap barang ilegal yang masuk. Kita lihat bagaimana perkembangannya kalau belum ada tanda perubahan maka dalam pertemuan berikutnya isu yang sama akan kita ke depankan,” pungkas Banun.

Nekat! Wanita Asal China Ini Selundupkan Belasan Burung Lovebird dalam Celana


Penulis : Siprianus Jewarut, Riana

Komentar