logo


Jokowi Targetkan Pemerataan di 2017, Praktisi Agrobisnis: Bagusnya Pakai Kata Perintah

Salah satu strategi yang akan dilakukan untuk merealisasikan target pemerataan itu adalah adanya kebijakan redistribusi aset dan legalisasi atas tanah.

5 Januari 2017 06:15 WIB

Pieter Tengka, Praktisi Agrobisnis
Pieter Tengka, Praktisi Agrobisnis Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah menargetkan pemerataan pembangunan di berbagai sektor rampung pada tahun 2017. Target tersebut akan diwujudkan melalui berbagai strategi yang kini tengah disiapkan pemerintah di awal tahun 2017.

Presiden Joko Widodo, dalam pidato pengantar sidang kabinet paripurna di  Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/1/2017) menegaskan hal itu.

"Saya kira beberapa hal yang ingin saya sampaikan adalah yang berkaitan dengan fokus kita kepada pemerataan. Meskipun kita tahu bahwa angka gini ratio kita sedikit membaik, tetapi apapun kalau kita lihat angkanya masih pada posisi yang tinggi," kata Presiden Jokowi

Salah satu strategi yang akan dilakukan untuk merealisasikan target pemerataan itu, kata Jokowi, adalah adanya kebijakan redistribusi aset dan legalisasi atas tanah.  

"Ini sangat penting karena kita ingin rakyat mendapatkan akses kepada tanah. Oleh sebab itu, saya minta yang berkaitan dengan konsesi untuk rakyat, yang berkaitan dengan tanah-tanah adat dan sertifikat untuk rakyat, saya kira harus menjadi fokus perhatian kita bersama dan kita lakukan secara besar-besaran dalam dua tahun ini," ujar Presiden.

Terkait strategi ini, praktisi agrobisnis Pieter Tangka mengatakan, langkah Jokowi untuk merealisasikan target di tahun 2017 adalah langkah yang tepat. Ia mengapresiasi langkah tersebut.

"Planning Pak Presiden sudah bagus" tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews, Rabu (4/1/2017)

Pieter menambahkan, terkait langkah itu, Presiden seharusnya tidak menggunakan kata "meminta" kepada bawahannya.

"Sebaiknya Presiden menggunakan kata "Saya Perintahkan." Kalau cuma 'meminta' ya bisa ditolak, bisa juga nggak dikasi. Tapi kalau 'perintahkan' ya para pembantu wajib mengerjakan. Tolak perintah berarti pembangkangan" tegasnya

Pieter mengharapkan rencana dan target kerja Presiden di tahun 2017 harus diwujudnyatakan dalam bentuk kerja keras segenap menteri kabinet kerja. Khususnya dalam pembangunan sektor agrobisnis nasional.

Putra Sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Hadiri Acara Tahun Baru HTC Solo

"Sejak Dulu Tidak Ada Pemerintah Satupun yang Dianggap Baik"

Penulis : Marselinus Gunas