logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Awal 2017 Biaya STNK Melonjak Naik, Inilah Sebabnya

Biaya mengurus STNK dan BPKB di Indonesia termasuk paling rendah di dunia

4 Januari 2017 11:48 WIB

Ilustrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Ilustrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) naik maksimal tiga kali lipat mulai 6 Januari 2017. Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa kenaikan harga tersebut untuk memberikan sistem pelayanan yang lebih baik.

Wajarkah Tarif Pembuatan STNK dan BPKB Naik? Ini Komentar Sri Mulyani

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa kenaikan tersebut sekedar dari Polri, namun ada beberapa pertimbangan dari lembaga negara lainnya.

"Kenaikan itu, pertama, temuan BPK karena dianggap harga material sudah naik, materal itu untuk STNK, BPKB, jaman 5 tahun lalu segitu, sekarang sudah naik," jelas Tito, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan (4/1/2017).


Pengacara: Harusnya Negara Berterima Kasih Sama Habib yang Menahan Diri untuk Tidak Pulang

Selain harga material yang naik, pertimbangan kenaikan biaya pengurusan STNK dan BPKB adalah penemuan dari Badan Anggaran (Banggar) DPR yang mengatakan bahwa biaya mengurus STNK dan BPKB di Indonesia termasuk yang terendah di dunia.

"Kedua dari Banggar DPR, hasil temuan mereka, dengan harga itu itu termasuk terendah di dunia. Sehingga perlu dinaikkan karena daya beli masyarakat juga meningkat," lanjut tito.

Kenaikan pada penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) untuk kendaraan road 2 atau 3 adalah dari Rp 30.000 menjadi Rp 60.000 sementara kendaraan roda 4 atau lebih dari Rp 50.000 menjadi Rp 100.000. 

Sedangkan biaya BPKB untuk kendaraan bermotor roda dua baru dan ganti kepemilikan sebelumnya Rp 80.000 menjadi Rp 225.000, sementara kendaraan bermotor roda 4 atau lebih naik tiga kali lipat lebih dari sebelumnya Rp 100.000 menjadi Rp 375.000. 

Sebagaimana diketahui, pelayanan sistem yang meliputi SIM, STNK dan BPKB telah menerapkan sistem online.

Aa Gym Berduka Atas Bom Kampung Melayu, Warganet Malah 'Meributkan' Hal Ini…

Penulis : Sukma Fadhil Pratama
×
×