logo

HARGA KOMODITAS 26 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.408
    44
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Wajarkah Tarif Pembuatan STNK dan BPKB Naik? Ini Komentar Sri Mulyani

Penetapan kenaikan tarif itu merupakan salah satu penyesuaian terhadap kenaikan inflasi

4 Januari 2017 05:00 WIB

Menkeu Sri Mulyani menjawab pertanyaan usai Rapat Terbatas yang membahas Jenis Belanja APBN di Kantor Presiden, Jumat (30/9) sore.
Menkeu Sri Mulyani menjawab pertanyaan usai Rapat Terbatas yang membahas Jenis Belanja APBN di Kantor Presiden, Jumat (30/9) sore. Biro Pers Setpres/Rahmat

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Mulai 6 Januari 2017, tarif pembuatan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) hingga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) akan mengalami kenaikan. Apa kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani, wajarkah?

Memilukan, Delapan Orang Terkaya Indonesia Tak Punya NPWP

Ternyata menurut Sri, kenaikan tersebut merupakan hal yang wajar. Pasalnya, sudah lama sekali Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tidak pernah naik yakni semenjak tahun 2010.

Penetapan kenaikan tarif itu, lanjut Sri, merupakan salah satu penyesuaian terhadap kenaikan inflasi. Kendati menilai wajar, kenaikan tarif tersebut harus diimbangi dengan peningkatan dan perubahan kualitas layanan yang dihadirkan Kepolisan Negara Republik Indonesia.


Sri Mulyani: Saat Korupsi Wajar bagi Pejabat, Mar'ie Muhammad Tetap Bersih

"Jadi harus menggambarkan lebih efisien, baik, terbuka dan kredibel, sehingga masyarakat bisa lebih percaya terhadap jasa yang diberikan oleh pemerintah dengan baik," ujar Sri, Selasa (3/1), di Jakarta.

Untuk diketahui, keputusan naiknya tarif pembuatan STNK dan BPKB itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atau Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sebelumnya, biaya penerbitan BPKB baik baru maupun ganti pemilik untuk kendaraan roda dua hanya dikenakan tarif Rp 80.000. Namun dengan peraturan baru itu maka tarifnya berubah menjadi Rp 225.000.

Hal sama juga terjadi di roda empat yang awalnya hanya Rp 100.000 akan naik menjadi Rp 375.000. Tarif baru ini berlaku sama, baik untuk yang mengajukan BPKB baru maupun yang ganti nama.

Peraturan baru itu juga mengatur tarif pengesahan STNK, tarif Nomor Register Kendaraan Bermotor (NRKB) pilihan atau yang dikenal dengan nomor cantik.

NRKB pilihan satu angka tanpa huruf Rp 20 juta. Pakai huruf Rp 15 juta. NRKB pilihan dua angka, tanpa huruf Rp 15 juta, pakai huruf Rp 10 juta.

Kemudian NRKB pilihan tiga angka tidak ada huruf Rp 10 juta, ada huruf Rp 7,5 juta, NRKB pilihan empat angka, tidak ada huruf Rp 7,5 juta, pakai huruf Rp 5 juta.

 

 

 

Pengamat: Amnesty Pajak Makin Mantap Pasca Putusan MK

Penulis : Christophorus Aji Saputro
×
×