logo

HARGA KOMODITAS 21 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.337
    51
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.119
    849
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.382
    18
  • Beras
    Beras
    10.551
    157
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.651
    160
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.512
    527
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.796
    60
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.960
    460
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.913
    390
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.269
    887
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.617
    413
  • Cabai
    Cabai
    30.156
    5.361
  • Bawang
    Bawang
    33.345
    4.823
  • Susu
    Susu
    10.385
    39
  • Jagung
    Jagung
    7.058
    53
  • Ikan
    Ikan
    73.910
    111
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Soal Kasus Habib Rizieq, Ketum PBNU: Hukum Harus Berjalan Tidak Pandang Bulu

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj berharap proses hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

1 Januari 2017 06:30 WIB

Ketua PBNU, Said Aqil Siradj.
Ketua PBNU, Said Aqil Siradj. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj berharap proses hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. Hal itu juga berlaku terhadap kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab.

Politikus PKS Ini Yakin Habib Rizieq Tak Menistakan Agama

"Yang jelas semua warga bangsa harus taat hukum, dan hukum harus berjalan tidak pandang bulu siapa pun. Saya enggak menentukan ke Habib Rizieq lho, siapa pun," kata Said di kantor PBNU, Jakarta, Jumat (30/12).

Meski begitu, Said berharap agar polisi tetap mengedapankan kesatuan dan keselamatan bangsa.


Luapan Kekesalan Sukmawati Soekarnoputri Terhadap Habib Rizieq

"Tapi yang saya harapkan semua harus mengutamakan kesatuan dan keselamatan bangsa. Semua baik Islam atau yang non-muslimnya. Baik NU non-NU," imbuh Said.

Seperti diberitakan sebelumnya, selang dilaporkan pimpinan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) dan perwakilan dari Student Peace Institute (SPI), kini Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Rumah Pelita (Forum Mahasiswa-Pemuda Lintas Agama) atas kasus dugaan penistaan agama

Laporan yang dilayangkan oleh Rumah Pelita Jaya pada Jumat (30/12) sore kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB itu diterima polisi dengan nomor LP/6422/XII/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 30 Desember 2016.

"Kami dari Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama melaporkan Habib Rizieq tentang penyebaran kebencian untuk memecah belah persatuan dan kesatuan Republik Indonesia serta memecah belah Islam," beber Ketua Rumah Pelita, Slamet Abidin kepada awak media, Jumat (30/12).

Kuasa Hukum Ahok: Pemilihan Habib Rizieq Jadi Saksi Ahli, Tidak Tepat

Penulis : Vicky Anggriawan
×
×