logo

HARGA KOMODITAS 26 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.408
    44
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Soal Kasus Habib Rizieq, Ketum PBNU: Hukum Harus Berjalan Tidak Pandang Bulu

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj berharap proses hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

1 Januari 2017 06:30 WIB

Ketua PBNU, Said Aqil Siradj.
Ketua PBNU, Said Aqil Siradj. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj berharap proses hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. Hal itu juga berlaku terhadap kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab.

Politikus PKS Ini Yakin Habib Rizieq Tak Menistakan Agama

"Yang jelas semua warga bangsa harus taat hukum, dan hukum harus berjalan tidak pandang bulu siapa pun. Saya enggak menentukan ke Habib Rizieq lho, siapa pun," kata Said di kantor PBNU, Jakarta, Jumat (30/12).

Meski begitu, Said berharap agar polisi tetap mengedapankan kesatuan dan keselamatan bangsa.


Luapan Kekesalan Sukmawati Soekarnoputri Terhadap Habib Rizieq

"Tapi yang saya harapkan semua harus mengutamakan kesatuan dan keselamatan bangsa. Semua baik Islam atau yang non-muslimnya. Baik NU non-NU," imbuh Said.

Seperti diberitakan sebelumnya, selang dilaporkan pimpinan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) dan perwakilan dari Student Peace Institute (SPI), kini Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Rumah Pelita (Forum Mahasiswa-Pemuda Lintas Agama) atas kasus dugaan penistaan agama

Laporan yang dilayangkan oleh Rumah Pelita Jaya pada Jumat (30/12) sore kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB itu diterima polisi dengan nomor LP/6422/XII/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 30 Desember 2016.

"Kami dari Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama melaporkan Habib Rizieq tentang penyebaran kebencian untuk memecah belah persatuan dan kesatuan Republik Indonesia serta memecah belah Islam," beber Ketua Rumah Pelita, Slamet Abidin kepada awak media, Jumat (30/12).

Kuasa Hukum Ahok: Pemilihan Habib Rizieq Jadi Saksi Ahli, Tidak Tepat

Penulis : Vicky Anggriawan
×
×