logo


Soal Kasus Habib Rizieq, Ketum PBNU Bilang Begini..

Aqil pun lantas mengimbau, masyarakat harus mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa

31 Desember 2016 10:30 WIB

Ketua PBNU, Said Aqil Siradj.
Ketua PBNU, Said Aqil Siradj. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj, turut berkomentar terkait kasus yang baru-baru ini mendera Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, yang dianggap menghina agama Kristen, saat melakukan ceramah di bilangan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Minggu (25/12).

Respon MUI Soal Kasus Dugaan Penistaan Agama yang Dilakukan Habib Rizieq

“Kalau Habib Rizieq melakukan penistaan agama, pihak kepolisian yang harus merespon itu,” ujar Aqil di Gedung PBNU, Jalan Raya Kramat, Jakarta Pusat, Jumat (30/12).

Aqil pun lantas mengimbau, masyarakat harus mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. Utamanya, kata Aqil, dalam hal toleransi beragama.


Habib Rizieq Dipidanakan, Politisi PPP Ini 'Kritik Keras' PMKRI

“Tetapi yang jelas, semua harus taat hukum dan hukum harus dijalankan kepada siapapun. Saya enggak menentukan Rizieq, tapi untuk siapapun,” pungkas Aqil.

Seperti diwartakan sebelumnya, pada hari Senin, tanggal 26 Desember 2016 lalu, pimpinan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab, ke Polda Metro Jaya. Rizieq dilaporkan karena orasi dan ceramahnya yang dianggap menghina agama Kristen.

Dalam laporannya, PP PMKRI menyertakan soft copy video berdurasi 21 detik pidato Habib Rizieq yang dianggap tidak hanya sekadar menyinggung, namun juga menghina agama tersebut. Video itu belakangan juga menjadi viral dan banyak beredar di media sosial hingga menjadi perbincangan banyak kalangan di masyarakat.

Keesokan harinya, Selasa, tanggal 27 Desember 2016, Rizieq pun dilaporkan perwakilan Student Peace Insitute. Materi yang dilaporkan SPI sama dengan yang dilakukan PP-PMKRI, hanya saja SPI tidak fokus melaporkan pentolan FPI itu atas dugaan penistaan agama.

Dan kemarin, Jumat (30/12), Habib Rizieq pun kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Rumah Pelita (Forum Mahasiswa-Pemuda Lintas Agama) atas kasus dugaan penistaan agama

Laporan yang dilayangkan oleh Rumah Pelita Jaya pada Jumat (30/12) sore kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB itu diterima polisi dengan nomor LP/6422/XII/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 30 Desember 2016.

"Kami dari Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama melaporkan Habib Rizieq tentang penyebaran kebencian untuk memecah belah persatuan dan kesatuan Republik Indonesia serta memecah belah Islam," beber Ketua Rumah Pelita, Slamet Abidin kepada awak media, Jumat (30/12).

 

Respon Persekutuan Gereja Indonesia Soal Kasus Dugaan Penistaan Agama yang Dilakukan Rizieq

Penulis : Riana
×
×