logo

HARGA KOMODITAS 30 Maret 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.354
    34
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    24.496
    226
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.546
    162
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.819
    8
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.646
    393
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.875
    19
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.974
    474
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.820
    483
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    29.273
    109
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.791
    239
  • Cabai
    Cabai
    28.676
    6.841
  • Bawang
    Bawang
    35.742
    2.426
  • Susu
    Susu
    10.418
    6
  • Jagung
    Jagung
    7.063
    58
  • Ikan
    Ikan
    74.379
    358
  • Garam
    Garam
    5.914
    116




Soal Kasus Habib Rizieq, Ketum PBNU Bilang Begini..

Aqil pun lantas mengimbau, masyarakat harus mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa

31 Desember 2016 10:30 WIB

Ketua PBNU, Said Aqil Siradj.
Ketua PBNU, Said Aqil Siradj. Antara


JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj, turut berkomentar terkait kasus yang baru-baru ini mendera Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, yang dianggap menghina agama Kristen, saat melakukan ceramah di bilangan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Minggu (25/12).

Respon MUI Soal Kasus Dugaan Penistaan Agama yang Dilakukan Habib Rizieq

“Kalau Habib Rizieq melakukan penistaan agama, pihak kepolisian yang harus merespon itu,” ujar Aqil di Gedung PBNU, Jalan Raya Kramat, Jakarta Pusat, Jumat (30/12).

Aqil pun lantas mengimbau, masyarakat harus mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. Utamanya, kata Aqil, dalam hal toleransi beragama.


Habib Rizieq Dipidanakan, Politisi PPP Ini 'Kritik Keras' PMKRI

“Tetapi yang jelas, semua harus taat hukum dan hukum harus dijalankan kepada siapapun. Saya enggak menentukan Rizieq, tapi untuk siapapun,” pungkas Aqil.

Lanjutkan Membaca...

Penulis : Riana
Tag:

Komentar

    ×
    ×