logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Jelang Akhir Tahun, PGN Genjot Pemanfaatan Gas Bumi di 9 Kota

PGN menambah pelanggan baru di sektor UKM hingga industri di sembilan kota

30 Desember 2016 16:58 WIB

Petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang memasang jaringan pipa gas bumi.
Petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang memasang jaringan pipa gas bumi. dok. PGN

JAKARTA, JITUNEWS.COM- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) makin agresif memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai daerah. Dalam bulan ini misalnya, PGN menambah pelanggan baru di sektor UKM hingga industri di sembilan kota.

Pembentukan Holding Harus Penuhi Sejumlah Syarat Ini

"Kita terus genjot pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, agar semakin banyak masyarakat, UKM, usaha komersial hingga industri menikmati gas bumi yang efisien dan ramah lingkungan dari PGN," kata Vice President Corporate Communicarion PGN, Irwan Andri Atmanto, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/12).

Dalam Desember ini (2016), terang Irwan, PGN menyalurkan gas bumi ke pelanggan baru khususnya pelanggan industri. Seperti di Area Batam, PGN menambah pasokan gas bumi ke PT Accord Mandiri Batam, Hotel Best Western Premier Panbil Batam, PT Fastcoat hingga ke Rumah Makan Mie Tarempa.


Pertamina Melalui Pertagas Terus Tingkatkan Pasokan Gas Domestik

Kemudian di Bekasi, bulan ini PGN memasok gas bumi ke PT Oceancash Felts, PT SAIC General Motors Wuling (SGMW) Motor Indonesia. Lalu di Pasuruan, PGN memasok ke PT Tirta Sukses Perkasa (Indofood Group ). Di Jakarta ke Hotel Alila SCBD, di Medan ke PT Madani, di Tangerang ke PT Indorack Multikreasi, dan di Karawang ke PT Tenang Jaya Sejahtera.

"Ada sembilan kota yang bulan ini kita perluas penyaluran gas bumi bagi pelanggan baru, mulai di Batam, Bekasi, Pasuruan, Bogor, Jakarta, Surabaya, Medan, Tangerang, Karawang," ungkap Irwan.

Ditambahkan Irwan, energi baik gas bumi yang bersih dan lebih efisien dibanding bahan bakar lainnya, membuat masyarakat makin berminat untuk beralih dan menjadi pelanggan PGN. Dengan beralih ke gas bumi, pelanggan dapat menghemat biaya.

Salah satu contoh pelanggan yang beralih ke gas bumi yakni Rumah Makan Mie Tarempa, di Kota Batam, Kepulauan Riau. Rumah makan ini sebelumnya menggunakan bahan bakar LPG (Liquefied Petroleum Gas) untuk memasak setiap harinya. Konsumsi LPG Rumah Makan Mie Tarempa sekitar 200 tabung LPG ukuran 12 kg per bulan. Dengan biaya total sekitar Rp 25.200.000/bulan. Harga LPG 12 Kg Rp 126.000 di luar biaya antar.

Dengan beralih menggunakan gas bumi PGN, Rumah Makan Mie Tarempa ini hanya membayar Rp 3.405/m3. Konsumsi gasnya sekitar 2.000-3.000 m3/bulan. Sehingga rumah makan ini hanya membayar sekitar Rp 9,5 juta/bulan. Artinya, dengan beralih ke gas bumi PGN, rumah makan ini bisa hemat pengeluaran dari biaya bahan bakar untuk memasak sekitar Rp 15,7 juta/bulan atau Rp 188 juta/tahun.

"Ini satu contoh betapa besarnya manfaat gas bumi bagi masyarakat. Makanya PGN terus agresif membangun infrastruktur gas di berbagai daerah, agar makin banyak masyarakat yang dapat menikmati manfaat besar dari gas bumi," imbuh Irwan.

?Gas bumi yang disalurkan PGN saat ini telah dinikmati lebih dari 119.960 pelanggan rumah tangga. Selain itu, 1.929 yang terdiri usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.630 industri berskala besar dan pembangkit listrik.

Pelanggan PGN yang menikmati gas bumi tersebut dialirkan melalui infrastruktur pipa gas bumi yang tersebar diberbagai daerah, mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Kalimantan Utara serta Papua.

Hingga saat ini PGN memiliki dan mengoperasikan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 7.200 km atau sekitar 78 persen jaringan pipa gas hilir nasional.

Holding Migas Diindikasi Guna Hindari Audit BPK dan Pengawasan DPR

Penulis : Christophorus Aji Saputro
×
×