logo





Jelang Akhir Tahun, PGN Genjot Pemanfaatan Gas Bumi di 9 Kota

PGN menambah pelanggan baru di sektor UKM hingga industri di sembilan kota

30 Desember 2016 16:58 WIB

Petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang memasang jaringan pipa gas bumi.
Petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang memasang jaringan pipa gas bumi. dok. PGN


JAKARTA, JITUNEWS.COM- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) makin agresif memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai daerah. Dalam bulan ini misalnya, PGN menambah pelanggan baru di sektor UKM hingga industri di sembilan kota.

Holding Migas Khianati Sejarah Pendiri Bangsa

"Kita terus genjot pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, agar semakin banyak masyarakat, UKM, usaha komersial hingga industri menikmati gas bumi yang efisien dan ramah lingkungan dari PGN," kata Vice President Corporate Communicarion PGN, Irwan Andri Atmanto, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/12).

Dalam Desember ini (2016), terang Irwan, PGN menyalurkan gas bumi ke pelanggan baru khususnya pelanggan industri. Seperti di Area Batam, PGN menambah pasokan gas bumi ke PT Accord Mandiri Batam, Hotel Best Western Premier Panbil Batam, PT Fastcoat hingga ke Rumah Makan Mie Tarempa.


Holding Migas Tak Perlu Diteruskan, Pertamina Diminta Fokus Kelola Hulu

Kemudian di Bekasi, bulan ini PGN memasok gas bumi ke PT Oceancash Felts, PT SAIC General Motors Wuling (SGMW) Motor Indonesia. Lalu di Pasuruan, PGN memasok ke PT Tirta Sukses Perkasa (Indofood Group ). Di Jakarta ke Hotel Alila SCBD, di Medan ke PT Madani, di Tangerang ke PT Indorack Multikreasi, dan di Karawang ke PT Tenang Jaya Sejahtera.

"Ada sembilan kota yang bulan ini kita perluas penyaluran gas bumi bagi pelanggan baru, mulai di Batam, Bekasi, Pasuruan, Bogor, Jakarta, Surabaya, Medan, Tangerang, Karawang," ungkap Irwan.

Ditambahkan Irwan, energi baik gas bumi yang bersih dan lebih efisien dibanding bahan bakar lainnya, membuat masyarakat makin berminat untuk beralih dan menjadi pelanggan PGN. Dengan beralih ke gas bumi, pelanggan dapat menghemat biaya.

Salah satu contoh pelanggan yang beralih ke gas bumi yakni Rumah Makan Mie Tarempa, di Kota Batam, Kepulauan Riau. Rumah makan ini sebelumnya menggunakan bahan bakar LPG (Liquefied Petroleum Gas) untuk memasak setiap harinya. Konsumsi LPG Rumah Makan Mie Tarempa sekitar 200 tabung LPG ukuran 12 kg per bulan. Dengan biaya total sekitar Rp 25.200.000/bulan. Harga LPG 12 Kg Rp 126.000 di luar biaya antar.

Dengan beralih menggunakan gas bumi PGN, Rumah Makan Mie Tarempa ini hanya membayar Rp 3.405/m3. Konsumsi gasnya sekitar 2.000-3.000 m3/bulan. Sehingga rumah makan ini hanya membayar sekitar Rp 9,5 juta/bulan. Artinya, dengan beralih ke gas bumi PGN, rumah makan ini bisa hemat pengeluaran dari biaya bahan bakar untuk memasak sekitar Rp 15,7 juta/bulan atau Rp 188 juta/tahun.

"Ini satu contoh betapa besarnya manfaat gas bumi bagi masyarakat. Makanya PGN terus agresif membangun infrastruktur gas di berbagai daerah, agar makin banyak masyarakat yang dapat menikmati manfaat besar dari gas bumi," imbuh Irwan.

?Gas bumi yang disalurkan PGN saat ini telah dinikmati lebih dari 119.960 pelanggan rumah tangga. Selain itu, 1.929 yang terdiri usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.630 industri berskala besar dan pembangkit listrik.

Pelanggan PGN yang menikmati gas bumi tersebut dialirkan melalui infrastruktur pipa gas bumi yang tersebar diberbagai daerah, mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Kalimantan Utara serta Papua.

Hingga saat ini PGN memiliki dan mengoperasikan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 7.200 km atau sekitar 78 persen jaringan pipa gas hilir nasional.

FSRU Lampung Kembali Serap Kargo LNG Kelima dari Tangguh


Penulis : Christophorus Aji Saputro
Tag:

Komentar