logo


Trik Jitu Agar si 'Bunga Natal' Kastuba Merah Merona

Tanaman kastuba memiliki karakteristik tersendiri yang tentunya berbeda dengan tanaman hias lainnya

22 Desember 2016 11:14 WIB

Tanaman kastuba.
Tanaman kastuba. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menjelang akhir tahun, khususnya Natal dan Tahun Baru, banyak orang yang mencari bunga satu ini, dialah kastuba. 

Kastuba, Si Bunga Natal Asli Meksiko

Tanaman kastuba memiliki karakteristik tersendiri yang tentunya berbeda dengan tanaman hias lainnya. Tanaman yang berasal dari Meksiko ini merupakan tanaman perdu, berbatang kayu, bergetah putih serta memiliki akar tunggang berwarna kuning.

Dan perlu Anda ketahui, ditilik dari karakternya, tanaman kastuba ini sebenarnya tidak memiliki bunga. Bagian merah seolah bunga di pucuk tanaman ini tidak lain adalah daunnya. Awalnya daun pada tanaman perdu ini berwarna hijau semua, namun pada waktu tertentu daun muda di bagian pucuk akan memerah. 


Tips Jitu Merawat Kastuba "Si Bunga Natal"

Nah, bagi Anda yang tertarik merawat kastuba di rumah, ada trik khusus nih buat Anda yang menginginkan warna merah muncul pada kastuba kesayangan Anda.Pertama, tutup seluruh tanaman kastuba dengan menggunakan kertas atau plastik hitam agar tidak terkena cahaya. Tutup rapat kemudian diamkan selama sebulan. Menutup tanaman seharian selama sebulan jelas akan berdampak pada pertumbuhannya, maka pastikan kastuba Anda mendapatkan udara yang segar di kala malam. Untuk diketahui juga, penutup tanaman harus dibuka antara pukul 7 s.d setengah 8 malam. Dan viola, dalam waktu sebulan, warna merah akan muncul pada pucuk daun kastuba Anda.

Di Indonesia sendiri, sebenarnya tanaman ini banyak dibudidayakan di daerah yang berudara sejuk cenderung dingin, seperti daerah Puncak, Jawa Barat. Dan, banyak pula pedagang bunga kastuba di pinggiran jalan ibu kota yang mengaku mendapatkan tanaman hias ini dari petani di daerah Puncak. Salah satunya adalah Tubagus Rangga Wirandanu.

“Saya biasa memesan kastuba itu dari petani, seperti di daerah Cibodas, Puncak atau di Taman Bunga Nusantara. Sebenarnya di daerah lain juga banyak tapi yang paling banyak itu di daerah Puncak,” kata Bagus, sapaan akrabnya, saat ditemui Jitunews.com di bilangan Patal Senayan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Untuk membudidayakan kastuba, Bagus mengaku tak mengetahuinya secara spesifik. Namun menurutnya, kebanyakan petani biasanya memperbanyak kastuba dengan teknik stek. 

Sementara untuk perawatan, Bagus mengaku rutin menyiramnya setiap hari. Tak lupa ia pun melakukan penyiangan apabila terdapat bunga kastuba yang kering. Hal ini pasti akan terjadi karena kastuba membutuhkan adaptasi ketika dikirim dari daerah dingin ke daerah yang panas, seperti Jakarta.

“Secara keseluruhan, mulai dari penanaman dan perawatan kastuba itu praktis lah. Karena dari petani sendiri kan sudah memperkirakan berapa lama kastuba mampu bertahan ketika dikirim ke Jakarta. Mulai dari media tanam pastinya juga sudah mereka perkirakan,” ungkapnya.

Mengintip Khasiat Kastuba

Penulis : Riana
×
×