logo

HARGA KOMODITAS 26 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.319
    69
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.172
    902
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.585
    123
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.606
    205
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.465
    574
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.813
    43
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.938
    438
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.746
    557
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.166
    784
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.735
    295
  • Cabai
    Cabai
    30.149
    5.368
  • Bawang
    Bawang
    32.964
    5.204
  • Susu
    Susu
    10.379
    45
  • Jagung
    Jagung
    7.079
    74
  • Ikan
    Ikan
    74.157
    136
  • Garam
    Garam
    5.904
    106




Sindir Kebijakan BBM Era SBY, Jokowi: Rp 800 M Saja Kok Ramai?

Sindiran itu dilontarkan Jokowi ketika menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura

22 Desember 2016 04:41 WIB

Presiden Jokowi berdialog dengan salah seorang warga dalam kegiatan Pemberian Makanan Tambahan, Senin (5/12).
Presiden Jokowi berdialog dengan salah seorang warga dalam kegiatan Pemberian Makanan Tambahan, Senin (5/12). Biro Pers Septres RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disindir Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sindiran itu dilontarkan Jokowi ketika menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura, di Kantor DPP Hanura, Jakarta, pada Rabu, 21 Desember 2016.

Jokowi Promosikan Produk Lokal Kalimantan Tengah

Menhub Jelaskan Tak Akan Larang 'Bus Telolet'

Sindiran itu bermula saat Jokowi mengungkapkan kebijakannya yang berhasil membuat harga BBM di Papua setara dengan harga di Pulau Jawa. "Bensin di Papua dan Jawa sekarang harganya sama," ucap Jokowi.


Presiden: Pungli Lagi, Hati-hati!

Untuk menyetarakan harga tersebut, diakui Jokowi, dirinya harus membeli sejumlah pesawat angkut BBM yang menghabiskan dana sekitar Rp 800 miliar. Menurutnya , ada sejumlah pihak yang mempermasalahkan dana Rp 800 miliar itu.

Banjir Bima : Pelabuhan Bima Berpotensi Terkena Dampak Banjir

Jokowi lantas membandingkannya dengan dana yang harus dikeluarkan saat subsidi BBM pada era SBY. Subsidi BBM untuk seluruh daerah di Indonesia saat itu (era SBY) menelan dana sebesar Rp 300 triliun per tahun.

"Dulu subsidi BBM Rp 300 triliun saja diam semuanya. Ini Rp 800 miliar saja kok ramai?" ungkap Jokowi.

Penegak Hukum Wajib Selidiki Dugaan Pencaplokan Lahan Oleh Sinar Mas

Selama ini, lanjut Jokowi, masyarakat di Papua memang diam saja dengan kondisi harga BBM yang selangit. Berbeda dengan masyarakat di Ibu Kota yang langsung demo saat BBM naik Rp 1.000.

"Mentang-mentang yang di Papua diam terus, harus kita beri Rp 60.000 terus? Kan tidak," kata Jokowi.

Polisi Akan Selidiki Lebih Lanjut Mengenai Kritik 'Pahlawan Kafir'

Sebelumnya, harga BBM jenis premium di sejumlah kabupaten terpencil di Papua bisa mencapai Rp 60.000-Rp 100.000 per liter. Namun, harga BBM di seluruh wilayah di Papua kini bisa sama dengan wilayah lain, yakni sekitar Rp 6.000 per liter.

Presiden: Pembangunan SDM Lebih Penting daripada Infrastruktur

Penulis : Christophorus Aji Saputro
×
×