logo


Teknis Jitu Mengolah Kefir untuk Kosmetik ala Haikal

Tata cara pengolahan susu kambing ini diakui Haikal didapat melalui Komunitas Kefir Indonesia (KKI).

20 Desember 2016 12:39 WIB

Ilustrasi masker kefir.
Ilustrasi masker kefir. Istimewa

BEKASI, JITUNEWS.COM - Kefir, Anda pasti sudah familiar dengan produk turunan susu kambing satu ini. Seperti yogurt, kefir termasuk minuman yang kaya kandungan ragi dan bakteri sehat, tetapi kefir mengandung beberapa jenis utama bakteri baik yang biasanya tidak terkandung di dalam yogurt. Karena ukuran kefir lebih halus dibandingkan yogurt, kefir juga lebih mudah dicerna. Sebagai tambahan ragi dan bakteri baik, kefir juga mengandung beberapa asam amino, protein lengkap dan banyak mineral. 

Kefir, Pesaing Yoghurt yang Siap Jadi Tren 2015

Nah, selain berfungsi sebagai minuman kesehatan, saat ini kefir juga banyak digunakan sebagai bahan kosmetik lho. Dan, salah satu pelaku usaha yang tertarik menggeluti bidang ini adalah M Aulia Haikal.

Produk kefir yang dihasilkan pria asal Bekasi, Jawa Barat, ini terdiri dari kefir whey, kefir drink, dan kefir krim untuk masker. Dikatakannya, semua produk tersebut dihasilkan melalui fermentasi susu kambing dengan biang kefir yang disebut Grand Kefir. 


Kambing PE Hasil 'Undian' Sejahterakan Warga Sleman

Tata cara pengolahan susu kambing ini diakui Haikal didapat melalui Komunitas Kefir Indonesia (KKI). Dikatakan Haikal, mengolah kefir menjadi produk kosmetik merupakan tren masa kini yang mau tidak mau harus diikuti oleh produsen kefir seperti dirinya. 

Ia pun tidak mengalami kendala yang serius untuk mengembangkan produk karena pada dasarnya semua produk berupa kefir namun ada proses lanjutan yang berbeda-beda untuk setiap varian produk.

Kefir krim contohnya, setelah susu kambing difermentasi selama dua hari dengan biang kefir dan telah menjadi kefir dengan sempurna. Langkah selanjutnya, kata Haikal, adalah meniriskannya dalam lemari pendingin.

"Cara meniriskan kefir adalah dengan menampungnya dalam kain bersih dan digantungkan dalam lemari pendingin. Proses meniriskan ini memerlukan waktu 3 s.d 4 hari agar dihasilkan kefir krim yang padat dan bagus. Setelah ditiriskan barulah diberi bahan tambahan seperti olive oil, essential oil, sebagai tambahan aroma," beber Haikal, seperti dikutip dari Trobos Livestock

Diakui Haikal, 2 s.d 3 tahun lalu pemasaran menjadi kendala baginya untuk tumbuh. Namun perjuangannya berakhir sedap, kini ia mampu memasarkan produk olahan kefir dari Bengkulu, Jawa Timur, Bali hingga Makassar. Meski begitu hingga saat ini masuk pasar ritel merupakan tantangan tersendiri bagi dia. Pasalnya, butuh modal yang tidak sedikit untuk bisa menembus pasar ritel. Ia pun merasa masih kewalahan untuk memenuhi pesanan yang datang dari para pelanggannya. 

Menyoal harga, untuk satu kilogram kefir krim dibanderol Haikal seharga Rp 200 ribu. Harga tersebut adalah harga produsensehingga pembeli dapat menjualnya dan mengemasnya dalam ukuran yang lebih kecil. 

"Margin yang didapatnya dari penjualan kefir krim besar, namun sepadan dengan waktu yang dibutuhkan untuk membuat kefir krim," tutur Haikal.

"Untuk penggunaan kefir krimnya sendiri cukup 1 s.d 2 sendok makan sebanyak 3 malam dalam seminggu. Penggunaan setiap hari tidak dianjurkan, jika digunakan sendiri maka 1 kg kefir krim dapat habis dalam waktu 6 bulan," sambung Haikal.

Wagimin Galakkan Peternakan Kambing PE dengan Konsep Agrowisata

Penulis : Riana
×
×