logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




Prospek Panen Menjanjikan, Mustofa Tanam Singkong Gajah

Mustofa mulai menanam singkong gajah di lahannya seluas dua hektare di Desa Condro, Desa Jambon, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

20 Desember 2016 10:05 WIB

Tanaman singkong gajah.
Tanaman singkong gajah. Jitunews/Miftahul Abrori

GROBOGAN, JITUNEWS.COM – Tertarik dengan hasil budidaya singkong gajah yang menjanjikan panen melimpah, Mustofa, seorang petani di Grobogan membudidayakan varietas singkong asal Kalimantan itu di kebunnya.

Impor Singkong Bulan Juni 2016 Naik Hingga 2000 Persen

Mustofa mulai menanam singkong gajah di lahannya seluas dua hektare di Desa Condro, Desa Jambon, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ia mulai menanam pada Oktober lalu. Kini usia tanaman kurang lebih satu setengah bulan. Diperkirakan setelah delapan hingga sepuluh bulan ke depan, tanaman singkong gajah miliknya sudah bisa dipanen.

“Saya menanam kurang lebih 16 ribu bibit di lahan seluas dua hektare. Singkong gajah menurut saya menjanjikan hasil yang lebih besar dibanding singkong biasa, jagung atau labu,” kata Mustofa kepada Jitunews.com, beberapa waktu lalu.


Catat! Ini Tips Jitu Hasilkan Umbi Singkong yang Besar dan Banyak

Pembudidayaan singkong gajah, kata dia, termasuk mudah karena tidak diperlukan perawatan khusus, seperti tanaman pangan lainnya. Menururutnya, tanaman hanya perlu penyiangan dan pemupukan.

Pemupukan yang diperlukan, terangnya, hanya dua kali, yaitu saat tanaman berumur dua bulan pertama, dan umur enam bulan untuk membesarkan umbi.

Agar menghasilkan umbi yang banyak, Mustofa mempunyai cara khusus. Sebelum bibit ditanam, ia membuat gerigi di bawah dua mata tunas paling bawah batang.

“Itu untuk merangsang pertumbuhan akar menjadi banyak, yang akhirnya menghasilkan umbi yang banyak juga,” ucapnya.

Dewasa ini, singkong gajah memang telah dibudidayakan di berbagai daerah. Namun untuk di desanya, sejauh pengamatannya ia termasuk yang pertama menanam singkong tersebut. Ia berharap petani di sekitarnya turut membudidayakan singkong gajah, karena ia menilai tanaman ini menjanjikan hasil melimpah.

“Hasil panen per batang singkong gajah lebih banyak dibandingkan dengan singkong biasa. Singkong biasa hanya menghasilkan umbi sekitar tiga kilogram per batang. Sedangkan singkong gajah panennya dua puluh kilogram hingga empat puluh kilogram per batang,” pungkasnya.

Harga Singkong Terjun Bebas, Petani Merugi

Penulis : Miftahul Abrori, Riana
×
×