logo


Seperti Apa Ujung Tembok China?

Tembok besar China mengitari sebagian negeri Tirai Bambu. Lalu di mana ujungnya?

14 Desember 2016 17:41 WIB

Tembok besar China.
Tembok besar China. China-mike.com

CHINA, JITUNEWS.COM - Tembok besar China masuk ketegori tujuh keajaiban dunia sejak tahun 1997. Tembok China berdiri sepanjang 8.850 Km yang merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat manusia pada masa Dinasti Qing, tetapi dibangun atas perintah kaisar pertama China yaitu Qin Shi Huang.

Tujuan dibangunnya tembok China adalah untuk melindungi Kekaisaran China dari serangan bangsa lain, di antaranya bangsa Jepang. Tembok China dibangun lebih dari sepuluh tahun, yakni dari 206 - 220 Masehi.

Di mana Ujung Tembok China ?


Rebut Juara di China Open, Tontowi-Liliyana Tambah Koleksi Gelar

Tembok besar ini menjadi tujuan wisata utama bagi turis asing. Namun seringkali orang asing yang bertandang bertanya-tanya apakah tembok China ada ujungnya ? Kalau ada, tapi di mana dan seperti apa ya ujungnya ?

Jawabannya, ada ujungnya. Yaitu di sebelah barat dan timur. Top Lake nama ujung di sebelah barat. Ujung lainnya ada di sebelah timur di Shanhaiguan yang dijuluki sebagai ”Old Dragon’s Head atau disebut juga Laolongtou yang ujungnya persis menjorok ke Laut Bohai, sebagaimana foto di bawah ini, yang menjadi destinasi wisata favorit karena di atas tembok bertengger sebuah kuil dua lantai yang bisa juga digunakan sebagai menara pemantau.

Pengunjung diperbolehkan naik ke atas tembok dan berada di menara melihat langsung panorama laut lepas.

Laolongtou Shanhaiguan atau dalam bahasa Inggrisnya Shanhai Pass berlokasi dekat Kota Qinhunangdao, berada 300 Km sebelah timur Beijing.

Laolongtou Shanhaiguan atau Shanhai Pass yang memanjang lima kilometer dan bermuara langsung ke laut lepas ini berada di dekat Kota Qinhunangdao, yaitu 300 KM sebelah timur Beijing.

Nama Laolongtou diberikan karena ujung tembok ini mirip naga panjang yang kepalanya terbenam di air laut, sebagaimana foto udara di bawah ini.

Kisah Laolongtou pernah menyedihkan, karena dibombardir tentara Jepang pada Juli 1905 yang mendarat di Shanhai Pass. Tentara Jepang menghancurkan beberapa sisi tembok China di Laolongtou.

Jadi yang tampak sekarang hanya merupakan bangunan replika saja dari tembok raksasa China yang asli, karena yang aslinya sudah hancur dibom tentara Jepang.

Kepala Bakamla dan Kepala Coast Guard China Bahas Keamanan Kawasan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,Yusran Edo Fauzi